5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Anak Belajar Berpuasa (Foto: Shutterstock)
Dream - Mengenalkan ibadah dan ketaatan pada Allah SWT harus dimulai sedari dini. Saat bulan Ramadan datang seperti sekarang, jadi momen yang tepat untuk mengajarkan nila-nilai agama dan melatih buah hati untuk berpuasa.
Untuk anak-anak yang belum baligh, memang tidak diwajibkan puasa. Namun akan lebih baik mereka sudah diajarkan menahan nafsu, lapar serta dahaga. Hal ini demi menumbuhkan rasa cinta dan taat kepada Allah SWT.
Pada anak-anak usia 5 atau 6 tahun bisa mulai diajak puasa beduk. Cara ini biasanya jadi andalan para ibu untuk melatih buah hati kesayangannya berpuasa. Yaitu dengan meminta anak tidak makan dan minum hingga waktu salat tiba yaitu beduk panggilan salat berkumandang.
Awali dengan ikut membangunkannya saat sahur. Sediakan makanan dan minuman favorit si kecil, dengan begitu ia lebih termotivasi dan bersemangat untuk bangun sahur. Sediakan makanan kaya gizi untuknya agar tubuhnya tetap fit saat belajar berpuasa.
Bacalah niat berpuasa bersama saat menyantap makan sahur. Setelah itu jelaskan kalau ia tak boleh makan dan minum sejak azan Subuh hingga Zuhur. Saat Zuhur datang dan si kecil merasa tak kuat tak perlu dipaksakan.
Jika ia ingin minum atau makan tak masalah. Setelah perutnya kenyang, tanyakan padanya apakah ia sanggup untuk berpuasa lagi . Apabila anak merasa kuat, biarkan ia kembali menjalani puasa 'beduk' hingga Ashar atau sampai azan Maghrib.
Lakukan hal ini terus menerus dan buatlah suasana puasa jadi menyenangkan. Misalnya dengan membuat aktivitas Ramadan seru, seperti tadarus bersama, melibatkannya menyiapkan makanan berbuka atau menyiapkan buku cerita-cerita Nabi untuk si kecil.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?