Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menag Lukman Kenakan Pakaian Adat Alor (istimewa)
Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengikuti Upacara Peringatan Hari Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Komplek Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Ada yang berbeda dengan penampilan Lukman kali ini.
Kali ini, Lukman tidak tampil dalam setelan resmi. Dia mengenakan pakaian adat Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat membacakan doa.
Lukman sengaja memilih pakaian adat Alor karena kenangan saat berkunjung pada 2015 silam. Saat itu, Lukman dinobatkan sebagai sesepuh bagi masyarakat Alor.
" Penobatan tersebut diberikan saat saya menghadiri pertemuan tokoh agama se-Kabupaten Alor, NTT," kata Lukman dalam keterangan resminya, Jumat, 1 Juni 2018.
Lukman tampak mengenakan sarung tenun khas Alor yang dikenal dengan kafate berwarna merah dengan motif penyu. Parang hitam dengan ikatan kain merah khas NTT pun tampak menyemat di pinggang kirinya.
Mahkota dengan sematan bulu menambah lengkap penampilan Lukman.
Upacara Hari Lahir Pancasila 2018 dipimpin Presiden Joko Widodo. Dalam doa yang dibacakan, Lukman berharap peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk merekatkan persatuan sepenuh jiwa.
" Ya Allah, jauhkanlah bangsa ini dari perselisihan, permusuhan, dan perpecahan. Anugerahilah bangsa kami kemampuan mengamalkan Pancasila sebagai dasar kenegaraan dan kebangsaan, dasar di mana negara kami didirikan, dasar di mana merah putih kami dikibarkan, dan dasar di mana bangsa kami berpijak sekaligus bertujuan," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya