JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (Dream/ Maulana Kautsar)
Dream - Sebanyak 780 petugas haji yang akan ditempatkan di Arab Saudi mulai mengikuti pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu 26 Mei 2018. Para petugas ini dipilih melalui proses rekrutmen yang diselenggarakan Kementerian Agama.
" Sebanyak 478 orang terdiri dari Kementerian Agama, TNI/Polri, dan instasi di luar Kementerian Agama. Sementara itu, 302 petugas berasal dari pelayanan bidang kesehatan," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali.
Menurut Nizar, para petugas itu terdiri dari petugas kloter dan nonkloter. Petugas kloter terdiri dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI ). Sementara, petugas nonkloter adalah Panitia Petugas Ibadah Haji (PPIH).
Dalam pelatihan ini, tambah Nizar, petugas haji akan diberikan orientasi sesuai bidang tugas, pelayanan umum, bimbingan ibadah dan pelayanan kesehatan. Pelatihan ini diharapkan dapat membuat PPIH Arab Saudi bekerja profesional dan punya komitmen sesuai tanggung jawab dan bidang masing-masing.
" Serta, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap tupoksi masing-masing yang berdedikasi pada komitmen dan loyalitas serta pelayanan jemaah haji," ucap dia.
Sementara itu, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengingatkan para PPIH agar bersama-sama melayani jemaah haji. " Menyandang petugas haji Indonesia menjaga semangat kebersamaan, kekitaan, maka ego sektoral saya mohon harus disikapi dengan kearifan," kata Lukman.
Dia meminta, petugas haji agar cermat dan menguasai hak-hak jemaah sehingga dapat mengetahui kewajiban dan tanggung jawabnya. " Tidak hanya untuk memahami bidang tugasnya, secara keseluruhan saudara dituntut paham perhajian secara umum," ucap dia.
Lukman menambahkan, petugas haji diminta bersyukur karena menjadi pelayanan tamu Allah di Tanah Suci. Para petugas haji bahkan dianggap kehormatan negara.
" Maka sekali lagi saya ingin mengajak kita semua, bahwa Allah memilih kita, pilihan itu sangat mulia melayani tamu-tamu Allah," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
