Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Kemenag Dan Perwakilan Pemerintah Arab Saudi Membahas Kemudahan Perekaman Data Biometrik (Foto: Kemenag.go.id)
Dream - Tahun ini, Kementerian Agama (Kemenag) akan menguji coba perekaman sidik jari dan data verifikasi data biometerik di embarkasi haji. Kabar baik itu disampaikan Ketua Delegasi Arab Saudi Sulaiman bin Abdul Azis Al Yahya saat pertemuan dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
" Pengambilan sidik jari dan data biometriks jemaah haji Indonesia bisa dilakukan di embarkasi dan akan dilakukan uji coba tahun ini," kata Sulaiman, diakses dari laman kemenag.go.id, Rabu, 23 Mei 2018.
Kemudahan ini, kata Sulaiman, merupakan hadiah dari Kerajaan Arab Saudi kepada Indonesia karena keramahan jemaahnya saat berhaji.
Kabar kemudahan proses perekaman data itu diapresiasi Lukman. Dia bersyukur Kerajaan Arab Saudi dapat membantu kemudahan proses berhaji tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya.
" Terima kasih atas kemudahan yang diberikan ini, karena sangat membantu jemaah haji Indonesia," ujar Lukman.

Sementara itu Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan, tahun ini jemaah haji Indonesia dapat menjalani rekam sidik jari dan verifikasi data biometrik di 13 embarkasi.
Selain itu, lanjut Sri Ilham, jemaah haji Indonesia juga akan mendapatkan kemudahan terkait tas yang dibawa. Sebab, tas mereka akan diangkut langsung ke hotel jamaah. Pada semua tas jemaah, nantinya sudah tercantum nomor kamar hotel masing-masing.
“ Pengambilan sidik jari dan data Biometriks jemaah haji Indonesia dilakukan di 13 embarkasi. Ini akan sangat memudahkan dan mengurangi lamanya waktu antri di bandara,” kata Sri Ilham. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun