Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Khudori Dan Nuruddin Berangkat Ke Tanah Suci Menggunakan Sepeda Onthel. (Foto: Liputan6.com/Facebook/Muhamad Ridlo)
Dream - Melengkapi rukun Islam kelima yaitu berhaji kerap menjadi mimpi banyak warga Indonesia. Demi mewujudkan mimpi itu, dua warga Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Khudori dan Nuruddin, memutuskan pergi ke Tanah Suci menggunakan sepeda onthel.
Untuk melengkapi dokumen imigrasi, Khudori dan Nuruddin mengayuh sepeda ke Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap yang jaraknya lebih dari 50 kilometer.
Sejak jauh hari, dua pria Kebumen ini telah mengurus paspor dan visa di Kantor Imigrasi Cilacap.
" Sudah, Pak. Yang bersangkutan sudah mengurus dokumen perjalanan Republik Indonesia di Imigrasi Cilacap Desember 2017," kata Kepala Sub-Seksi Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Cilacap, Ade Septiany, diakses Dream dari Liputan6, Jumat, 4 Mei 2018.
Dalam dokumen yang diberikan, tercatat mereka akan melakukan ibadah haji. Selain itu tercantum pula keterangan mengenai persinggahan mereka di negara-negara lain.
Tapi, tak disebut negara-negara yang akan menjadi persinggahan Khudori dan Nuruddin.
Mendengar kabar itu, Kepala Seksi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen Darsun angkat bicara. Darsun mengaku tak mengetahui rencana keberangkatan Khudori dan Nuruddin ke Arab Suci.
Sementara itu Seksi Perencanaan Kemenag Kebumen Tauhid Alamsyah pun tak mengetahui kapan pastinya kedua orang itu berangkat.
" Iya, itu kalau di dokumen Kemenag tidak ada, Mas. Pribadi itu ya. Kemarin kita juga tidak tahu, kita juga mencocokkan nama itu juga tidak ada," kata Alamsyah.
Simak kisah selengkapnya Khudori dan Nuruddin di tautan ini.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya