Ilustrasi
Dream - Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang secara misterius pada tahun 2014 lalu ternyata masih dilakukan oleh beberapa perusahaan eksplorasi sampai sekarang.
Salah satunya dilakukan Ocean Infinity, sebuah perusahaan eksplorasi lautan dalam yang berbasis di Amerika Serikat.
Ocean Infinity telah melakukan pencarian di area seluas hampir 80.000 kilometer persegi sejak bulan Januari lalu.
Sayangnya, pencarian dengan biaya mencapai US$70 juta (setara Rp977 miliar) itu berakhir sia-sia. Ocean Infinity belum juga menemukan tanda-tanda pesawat yang hilang misterius tersebut.
Meski begitu Ocean Infinity masih bisa menutupi rasa kecewanya setelah tidak sengaja menemukan dua bangkai kapal dagang dari abad 19.

Bangkai Kapal Abad 19 Yang Ditemukan Ocean Infinity. (Foto: news.com.au)
Kru Ocean Infinity menemukan puing-puing kapal dagang itu di kedalaman hingga 3.900 meter dan telah diteliti oleh Museum Australia Barat.
Seorang kurator museum bernama Ross Anderson mengatakan salah satu kapal tenggelam setelah batu bara yang diangkutnya meledak di tengah perjalanan.
Sayangnya, Anderson tidak mengetahui nama kapal tersebut karena penelitian sejarah terhadap semua kapal dagang abad ke-19 yang hilang di perairan internasional tidak lengkap.
" Kami tidak dapat menentukan identitas masing-masing kapal tersebut secara pasti," kata Anderson.
MAS MH370 tidak mengirimkan sinyal 38 menit setelah meninggalkan Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China pada bulan Maret 2014.
Tiga negara yakni Malaysia, China, dan Australia telah melakukan pencarian di Samudra Hindia yang diyakini sebagai tempat jatuhnya MAS MH370.
Namun pemerintah Malaysia, China, dan Australia menghentikan pencarian resmi selama hampir tiga tahun itu pada Januari 2017.
(Sah/Sumber: metro.co.uk)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya