Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Dalam rangka mendukung program sejuta rumah, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyediakan 21 bidang lahan seluas 381 hektar, yang tersebar pada 10 kota di 5 provinsi.
Lahan itu tinggal menunggu penetapannya kepada Kementerian/Lembaga (K/L) atau Pemerintah Daerah (Pemda), oleh Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat (KemenPUPR).
“ Nilai perolehannya kira-kira Rp1,43 triliun. Lahan itu dapat ditetapkan status penggunaanya kepada K/L, atau pemda untuk membangun rumah murah atau rumah susun sederhana sewa,” jelas Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro seperti dikutip dari laman situs Kementerian Keuangan, Rabu, 23 Desember 2015.
Program sejuta rumah merupakan salah satu terobosan dalam reformasi struktur anggaran, dengan merelokasi belanja subsidi kepada belanja produktif.
“ Sehingga dapat memberikan ruang fiskal yang lebih besar untuk belanja produktif, termasuk membangun infrastruktur dan meningkatkan program kesejahteraan sosial,” ujar Bambang.
Ke depannya, pemerintah akan terus meningkatkan komitmennya melanjutkan reformasi untuk mengatasi beberapa tantangan struktural.
“ Dalam jangka pendek, kebijakan yang berupa stimulus masih akan diterapkan untuk dapat bertahan dari berbagai tekanan eksternal dan juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi,” tandas Bambang. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya