Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan tetap melanjutkan pelaksanaaan Program Pembangunan Sejuta Rumah pada tahun 2016 mendatang.
Selain untuk mengurangi kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan yang terus meningkat setiap tahun, Kementerian PUPR juga ingin agar pengembang dan pemerintah daerah bisa lebih aktif dalam pelaksanaan program tersebut di daerah.
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin menjelaskan, meskipun target sejuta rumah tidak berubah, namun pihaknya akan akan sedikit mengubah proposi pembangunan rumah untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).
“Jika sebelumnya perbandingan pembangunan rumah untuk MBR sekitar 600.000 unit dan non MBR 400.000 unit, maka ke depan angkanya akan diubah yakni rumah untuk MBR naik menjadi 700.000 unit dan non MBR hanya 300.000 unit saja. Namun, targetnya tetap sejuta unit rumah,” kata Syarif seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Kamis, 10 Desember 2015.
Kementerian PUPR berharap program pembangunan sejuta rumah itu akan tercapai pada tahun depan. Dari perhitungan pemerintah, jika program sejuta rumah dimulai awal Januari, akan banyak pengembang besar yang akan ikut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program tersebut.
Dari data yang dimiliki Kementerian PUPR, jelas Syarif, pada bulan Januari 2016 mendatang sudah ada beberapa pengembang besar seperti Agung Podomoro dan Perumnas yang akan memulai proyeknya guna mendukung Program Sejuta Rumah ini.
“Selain itu, ada juga beberapa rencana pelaksanaan ground breaking pembangunan rumah sederhana di daerah sehingga kami yakin tahun 2016 mendatang Program Sejuta Rumah akan berjalan lebih baik lagi,” tandasnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya


Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking