Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Chartered Instute of Islamic Finance (CIIF) tengah meningkatkan jumlah profesional atau ahli keuangan syariah dari 400 menjadi 3.000 orang atau bertambah 650 persen dalam 3 tahun terakhir. Lembaga yang didirikan 7 tahun lalu di Kuala Lumpur ini memang diberi tugas untuk meningkatkan standar pendidikan para profesional keuangan Islam dalam mengisi kekosongan spesialis asuransi dan hukum keuangan Islam di dunia.
Seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis, 10 Desember 2015, Presiden CIIF yang juga mantan CEO CIMB Islamic Bank, Bhd, Badlisyah Abdul Ghani, pihaknya sedang melakukan sosialisasi kepada asosiasi dan regulator dari Timur Tengah hingga Indonesia guna turut berpartisipasi dalam penciptaan tenaga kerja profesional di sektor keuangan syariah.
Alasannya, industri dengan aset sekitar US$ 2 triliun ini telah lama dihantui kekurangan tenaga ahli yang memiliki standard keterampilan. Untuk itu, tahun depan CIIF menawarkan program khusus tahun depan guna mengatasi masalah ini.
Badan Akreditasi Keuangan yang berbasis di Kuala Lumpur ini memperkirakan dibutuhkan lebih dari 56 ribu ahli keuangan syariah yang berkualitas untuk mengisi kebutuhan ahli di bidang ini dalam 5 tahun mendatang.
" Masih kurang profesional yang terkualifikasi dan industri ini masih tahap baru lahir di mana butuh ahli yang fokus terhadap pengembangan dan perencanaannya," ujar CEO of the International Centre for Education in Islamic Finance, Daud Vicary Abdullah.
Pasar industri keuangan syariah diperkirakan akan tumbuh menjadi US$ 3 triliun pada tahun 2018. Penjualan sukuk naik menjadi US$ 45 miliar pada 3 tahun terakhir dari US$ 10 miliar pada dekade lalu. Kontribusi takaful pun akan setara dengan asuransi konvensional dengan nilai US$ 20 miliar pada tahun 2017 dari US$ 14 miliar pada tahun 2014.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya