Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kondisi Cuaca Memburuk Di Jeddah Dan Sejumlah Tempat Di Arab Saudi (Foto: Arab News)
Dream - Otoritas Umum Metereologi dan Perlindungan Lingkungan Saudi mengeluarkan peringatan terutama ditujukan kepada jemaah umroh untuk berhati-hati. Sebab, saat ini Kota Mekah dan Jeddah tengah dilanda cuaca ekstrem.
Sistem peringatan dini cuaca merekam adanya potensi badai disertai hujan dan angin yang memperpendek jarak pandang. Hal itu menjadi dasar otoritas cuaca Saudi mengeluarkan peringatan merah pada Senin 21 Mei 2018.
Citra satelit menunjukkan gumpalan awan disertai hujan muncul dari timur Jeddah. Kondisi yang terjadi diperkirakan dapat berpengaruh munculnya badai pasir.
Badan Kesehatan Jeddah menyebut semua rumah sakit telah bersiap menghadapi badai pasir yang mulai menyapu kota. Semua unit gawat darurat di rumah sakit Jeddah siap menerima kasus apapun karena badai pasir itu.
Thunder and sand #storm forecast for #Makkah and #Jeddah || https://t.co/kvSlNA4zSs #weather #SaudiArabia @PmeMediacen pic.twitter.com/UqfYWvK3lV
— Arab News (@arabnews)May 21, 2018
Selain itu, rumah sakit diminta bersiaga menyambut pasien dan memperbanyak pasokan obat untuk pasien yang terkena penyakit pernapasan.
Badan Kesehatan Jeddah juga menyarankan warga yang memiliki penyakit dan alergi pernapasan tidak keluar rumah. Udara berdebu menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan bronkial.
Selain itu, para pengemudi diminta berhati-hati saat berkendara. Jarak pandang kendaraan yang menurun dapat menyebabkan kecelakaan.
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya