Teror Bau Busuk Serang Kampung, 100 Warga Dievakuasi 2 Wanita Pingsan

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 19 September 2021 06:01
Teror Bau Busuk Serang Kampung, 100 Warga Dievakuasi 2 Wanita Pingsan
Mereka segera dievakuasi ke sejumlah rumah sakit akibat pusing dan mual, sampai ada yang pingsan

Dream – Ratusan warga di Johor, Malaysia dievakuasi petugas terkait setelah mencium baru misterius menyengat di sekitar lingkungan mereka. Dua wanita bahkan dilaporkan pingsan setelah mencium bau diduga berasal dari bahan kimia yang tumpah ke sungai di Kampung Baru Sri Aman, Seelong, Johor.

Mengutip laporan Harian Metro, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 malam pada 14 September 2021. Kedua wanita masing-masing berusia 20 dan 40 tahun dibawa ke RS Sultanah Aminah dan RS Sultan Ismail untuk mendapatkan perawatan khusus.

Mereka adalah bagian dari 102 warga lainnya yang harus dievakuasi ke Kampung Sinaran Baru Community Hall.

Salah seorang warga, Hafiz Badrul, mengatakan bau menyengat seperti bensin tercium sekitar pukul 8.30 malam waktu setempat. Bau itu membuat sebagian warga merasa tidak nyaman dan mual.

" Saat berada di luar rumah, tiba-tiba saya menghirup bau tidak sedap yang menyebabkan sesak napas," katanya kepada Berita Harian.

 

1 dari 2 halaman

Ada yang Sampai Pingsan

Hafiz sempat mencoba mencari tahu sumber bau tersebut. Awalnya dia mengira bau berasal dari pom bensin. Tetapi lama-kelamaan bau tersebut semakin kuat dan dia melihat banyak tetangga terganggu.

" Saya melihat seorang wanita batuk sebelum pingsan. Saya mencoba membantunya dengan membawanya ke dalam rumah sambil menunggu pemadam kebakaran tiba," kata dia.

Asisten Senior Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Johor dan Kepala Unit Tim Khusus Bahan Kimia Berbahaya, Saiful Bahri Safar, mengatakan telah menerima laporan mengenai bau tersebut pukul 22.22. Kemudian, tim penyelamat pertama tiba di desa 15 menit kemudian.

 

2 dari 2 halaman

Akibat Limbah Kimia Metil Alkohol

Sebanyak 24 petugas dan anggota dari Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kempas, Larkin, dan Johor Jaya dikerahkan ke tempat kejadian.

" Berdasarkan hasil pengujian sebelumnya, kami yakin tumpahan tersebut melibatkan limbah kimia metil alkohol dengan konsentrasi 120 ppm," kata seorang petugas.

Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang berjarak 150 meter dari sungai menghindari insiden yang tidak diinginkan. Pengawasan dan pengendalian juga terus dilakukan di lokasi kejadian untuk memantau kondisi udara di desa dan sekitarnya.

Hingga pukul 03.00 dini hari bau bahan kimia masih tercium hingga jarak 300 meter dari sungai dekat desa tersebut. Saiful Bahri mengatakan upaya sedang dilakukan untuk menemukan sumber tumpahan dengan bantuan dari Departemen Lingkungan dan Unit Melaka Hazmat, dikutip dari World of Buzz.

(Laporan: Elyzabeth Yulivia)

Beri Komentar