Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tanpa Botol Plastik Di PUIC Ke-19: Parlemen Indonesia Tegaskan Kepemimpinan Dalam Isu Lingkungan
Salah satu hal yang mencuri perhatian dari penyelenggaraan konferensi ini adalah penerapan kebijakan bebas plastik sekali pakai selama acara berlangsung. Tidak satu pun botol maupun gelas plastik tampak digunakan oleh peserta. Sebagai gantinya, setiap delegasi diberikan tumbler atau botol minum ulang yang dapat mereka isi kembali di berbagai titik air minum yang telah disiapkan oleh panitia di area konferensi.
Langkah ini bukan hanya tindakan simbolis, melainkan bagian dari visi yang lebih luas mengenai tata kelola yang berkelanjutan. Tema besar PUIC ke-19, “ Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience”, turut mencakup aspek lingkungan hijau sebagai elemen penting dalam pembangunan kelembagaan yang kokoh dan berwawasan masa depan.
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen parlemen Indonesia terhadap isu-isu lingkungan, dan sengaja diangkat sebagai pesan kuat kepada dunia.
“ Pimpinan DPR ingin menjadikan forum ini sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap memimpin dalam hal kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, kami meniadakan penggunaan plastik sekali pakai, menggantinya dengan tumbler yang dapat digunakan kembali. Ini adalah contoh langsung bagaimana kami berkomitmen secara konkret di hadapan para parlemen negara Islam dari seluruh dunia,” ujar Indra di Gedung Nusantara, Senin (12/5).
Respons dari para delegasi pun sangat positif. Banyak yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif ramah lingkungan ini. Mereka menilai Indonesia tidak hanya menyampaikan pesan melalui pidato dan pernyataan, tetapi benar-benar menghadirkan praktik nyata dalam setiap detail penyelenggaraan acara internasional.
Kebijakan bebas plastik ini menjadi salah satu sorotan yang memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah yang inovatif, adaptif, dan bertanggung jawab terhadap isu global yang mendesak, seperti krisis lingkungan. Terlebih, forum-forum besar seperti PUIC kerap menjadi etalase praktik terbaik yang dapat ditiru oleh negara-negara peserta dalam penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.
Langkah ini juga sejalan dengan dorongan global untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai, yang terbukti menjadi salah satu sumber pencemaran terbesar di dunia. Melalui pendekatan ini, Parlemen Indonesia mengirimkan sinyal bahwa keberlanjutan adalah bagian integral dari tata kelola pemerintahan yang baik.
Inisiatif ini bukan yang pertama dilakukan DPR RI dalam konteks forum internasional, namun pada penyelenggaraan PUIC ke-19, komitmen tersebut mendapat perhatian luas karena diterapkan secara menyeluruh dan konsisten.
Dengan menyatukan diplomasi politik dan aksi nyata terhadap isu lingkungan, PUIC ke-19 di Jakarta telah menjadi contoh bagaimana forum internasional dapat menjadi wahana untuk membangun masa depan yang lebih hijau, lebih adil, dan berkelanjutan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya