Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Bersholawat atas Nabi Muhammad SAW merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Membaca sholawat adalah bagian dari perwujudan rasa cinta kepada junjungan Rasulullah Muhammad SAW.
Rasulullah sendiri bahkan pernah menyebut bakhil atau pelit. Julukan ini ditujukan kepada mereka yang tidak mau membaca sholawat tatkala nama Rasulullah Muhammad SAW disebutkan, seperti tertera dalam hadits diriwayatkan Imam Ahmad.
"Orang bakhil adalah orang yang bila disebut namaku, dia tidak bersholawat kepadaku."
Sholawat juga merupakan bentuk sapaan salam seorang Muslim kepada Rasulullah. Meski Rasulullah telah meninggal, ucapan sholawat seseorang tetap sampai kepada Rasulullah Muhammad SAW, seperti diterangkan dalam hadits yang juga diriwayatkan Imam Ahmad dan Sahabat Abdullah Ibnu Mas'ud RA.
"Allah SWT memiliki malaikat yang berkunjung ke bumi, mereka senantian menyampaikan salam dari umatku."
Lantas bagaimana jika memperbanyak sholawat di hari Jumat?
Hal ini menjadi kebiasaan yang dilakukan Imam Syafi'i, ulama rujukan mazhab Syafi'i. Imam Syafi'i selalu mengucapkan sholawat setiap hari dan akan memperbanyak melantunkan sholawat pada hari Jumat, seperti tertuang dalam karyanya Al Umm.
"Saya suka membaca sholawat sebanyak-banyaknya kapanpun, tapi saya lebih banyak membacanya di hari Jumat dan malamnya, karena disunahkan.”
Pendapat ini diperkuat hadits yang diriwayatkan dari Aws Ibn Aws, seperti dikutip Abu Bakar Al Maruzi dalam kitab Al Jum'ah wa Fadhluha.
"Nabi bersabda, 'Jumat merupakan hari yang paling mulia, sebab pada hari itu Nabi Adam diciptakan dan dicabut nyawanya, dan sangsakala Kiamat juga ditiup pada hari Jumat. Karenanya, perbanyaklah sholawat kepadaku. Sejatinya sholawat kalian itu sampai kepadaku.' Kami berkata, 'Bagaimana bisa sampai kepadamu padahal Engkau telah tiada?' 'Bukankah jasadmu telah hancur?' tambah sahabat lainnya. 'Sesungguhnya Allah SWT mengharamkan bumi untuk menghancurkan tubuh para nabi, jawab Nabi."
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda