Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Warga Temukan Bangkai Pesawat (Sumber: Liputan6.com/Affandi Ibrahim)
Dream - Para pencari burung walet ini tak pernah menyangka menemukan barang mengejutkan saat menyusuri areal perhutanan. Berniat mencari walet, rombongan yang terdiri dari delapan orang itu malah menemukan 'burung besi'.
Semua bermula saat rmobongan warga saat dari Desa Mongoilo, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo beristirahat di sebuah bukit. Salah satu rombongan melihat sebuah benda berwarna putih di antara semak-semak.
Benda itu berada di kawasan hutan perbatasan antara Atinggola dan Bolangmongondow, Kabupaten Bomut.
Rasa penasaran membuat rombongan itu memutuskan mendekati benda putih misterius itu.
Tak disangka, benda putih itu ternyata sebuah bangkai pesawat. Salah satu tulisan di potongan badan pesawat itu masih terlihat jelas. Tertulis nama `Merpati`.
Kondisi pesawat itu telah terlilit belukar. Di sekitar bangkai pesawat, pohon-pohon besar tampak terlihat.
" Melihat hal itu, salah satu dari kami langsung mengambil sebuah HP dan mengabadikan monen tersebut," jelas Uyun, salah seorang anggota rombongan.
Setelah mengabadikan momen itu rombongan pencari sarang burung walet langsung bergegas karena target mereka datang ke hutan untuk mencari sarang burung walet. Mereka keluar hutan di Desa Moongoilo, Kecamatan Bulango ulu, Kabupaten Bone Bolango.
Bangkai pesawat itu ternyata Pesawat NC-212 ‘Karaurpa’ Merpati beregistrasi PK-NCY dengan nomor penerbangan MZ 7970. Pesawat itu jatuh pada Rabu sore, 31 Januari 1992 saat terbang dari Luwuk ke Manado.
Otoritas Bandara Sam Ratulangi, Wensy Malonda, mengonfirmasi kebenaran data itu. " Benar pernah terjadi kasus pesawat jatuh di wilayah Hutan Bolmut tahun 1992, namun kasusnya sudah ditutup."
Pesawat jurusan Manado-Gorontalo itu diketahui jatuh di hutan wilayah antara Gorontalo dan Bolmut dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi dan selamat.
" Jadi tinggal bangkai pesawat saja yang sengaja ditinggal karena medan berat dan kasusnya telah ditutup," jelasnya.
Wensy membenarkan jika bangkai pesawat yang ditemukan warga adalah pesawat Merpati PK NCY.
(Sumber: Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya