Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Instagram Muhamad Shafiq Abdul Razak)
Dream - Salah satu persiapan penting ketika bepergian jauh adalah mengemas semua kebutuhan yang diperlukan selama dalam perjalanan.
Umumnya kebutuhan yang diperlukan adalah pakaian, perlengkapan mandi, makanan dan banyak lagi.
Namun barang kebutuhan selama perjalanan seorang nenek asal Malaysia ini mungkin terlihat aneh jika dibandingkan dengan orang pada umumnya.
Dalam sebuah posting 'Instagram Story', Muhamad Shafiq Abdul Razak merinci bagaimana neneknya, Zaharah Mat Jelas, datang mengunjungi rumahnya di Kuala Lumpur dari Sabah tanpa membawa selembar pun pakaian ganti.
Sebagai gantinya, tas koper besar Nenek Zaharah penuh dengan bahan makanan dan bahan mentah lainnya seperti daging sapi, ayam, ikan, buah-buahan, dan masih banyak lagi.
Saat ditanya oleh cucunya, mengapa kok tidak bawa baju ganti sama sekali, dengan entengnya Nenek Zaharah berkata, " Sudah, nanti tinggal beli saja" .
© Dream
Menurut Shafiq, kebiasaan neneknya ketika berkunjung ke rumahnya di Kuala Lumpur ternyata masih sama meskipun sudah pindah ke Sabah.
" Dulu ketika masih tinggal di Perak, nenek juga membawa bahan makanan seperti ini. Tapi aku tidak menyangka beliau masih melakukannya meski sudah pindah ke Sabah," kata Shafiq.
Shafiq juga terkejut bagaimana barang-barang bawaan neneknya itu bisa lolos dari pemeriksaan petugas bandara.
Namun neneknya punya jawaban yang cukup menggelikan.
Kata Nenek Zaharah, petugas bandara memang menanyakan barang-barang bawaannya, tapi kemudian membiarkannya lolos begitu saja.
" Mungkin karena nenek sudah tua," kata Shafiq kepada mStar.
Shafiq yang menjadi penjual parfum mengatakan neneknya datang ke Kuala Lumpur untuk melakukan tes kesehatan di laboratorium.
" Nenek saya akan tinggal selama dua bulan di rumah saya," kata pria 26 tahun itu.
Cerita Shafiq menjadi viral di media sosial setelah seseorang berbagi fotonya. Tapi Shafiq tidak pernah menyangka bahwa kisah perjalanan neneknya akan menjadi viral.
(Sumber: malaysiandigest.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya