Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sering Menatap Layar Ponsel Di Tempat Gelap Sebabkan Buta Warna. (Foto: Shutterstock / Freepik)
Dream - Ponsel pintar sudah menjadi bagian dari hidup masyarakat modern. Berbagai aktivitas tertentu seperti belanja, mencari inspirasi resep, hingga bersosialisasi sekarang bisa dilakukan menggunakan ponsel pintar.
Sayangnya, terlalu sering menatap layar ponsel dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan gangguan penglihatan. Salah satunya buta warna.
Dikutip World of Buzz, seorang gadis asal Kaohsiung, Taiwan menjadi buta warna selama liburan musim panasnya.
Mata gadis tersebut menjadi buta warna karena dia menghabiskan lebih dari sepuluh jam sehari untuk bermain ponsel.
Dr Hung Chi-ting yang memeriksa gadis itu mengatakan paparan yang terus-menerus terhadap cahaya biru dari layar ponsel menyebabkan sel-sel mata pasiennya itu rusak, sehingga mengakibatkan kebutaan pada warna merah dan hijau.
Selain itu, dokter Hung menambahkan buta warna yang disebabkan oleh paparan layar ponsel secara terus-menerus ini adalah kasus pertama kalinya terjadi di dunia.
Untungnya, remaja dengan panggilan Liu tersebut segera melakukan pemeriksaan sehingga kondisinya bisa ditangani sejak dini.
Dia sekarang sudah pulih dari kebutaan warna sementara yang dialaminya itu.
Saat ditanya tentang kebiasaannya, Liu mengaku sering bermain ponsel dalam jangka waktu yang lama.
Selain itu, dia juga punya kebiasaan menggunakan ponselnya di tempat gelap saat liburan musim panasnya.
Liu mengatakan dia mulai mencari perawatan medis setelah hampir menyebabkan kecelakaan saat menyeberang jalan.
Rupanya, Liu tidak bisa membedakan warna lampu lalu lintas saat menyeberang jalan hingga hampir tertabrak kendaraan yang lewat.
" Saya tidak tahu lampu sudah berubah hijau. Beruntung seorang kerabat menarik saya kembali ketika saya akan menyeberang jalan. Dia heran mengapa saya dengan ceroboh menyeberang jalan di saat lampu hijau," kata Liu.
Selain tidak bisa membedakan warna, Liu juga mulai kehilangan kemampuan untuk melihat di tempat gelap.
Sementara itu, dokter Hung memperingatkan Liu dan netizen agar bermain ponsel kurang dari lima jam dalam sehari.
Dia juga menyarankan netizen untuk istirahat 10 menit setiap tiga puluh menit saat berada di depan layar, entah itu monitor atau ponsel.
Dengan demikian, netizen tidak menempatkan diri mereka dalam risiko akan kehilangan kemampuan untuk membedakan warna.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya