Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gudang Beras (Retail News Asia)
Dream - Pencuri mendapat hukuman saat tertangkap tentu sudah biasa. Dipermalukan di muka umum, itupun sebagai hukuman paling ringan.
Tapi, apa jadinya jika pencuri tersebut bukan manusia, tetapi dihukum laiknya manusia? Tentu agak sedikit aneh.
Itulah yang terjadi pada pencuri beras di sebuah toko, yang ternyata adalah seekor tikus. Keempat kaki hewan itu diikat dan digantung, sembari dikalungi kertas berisi tulisan.
Netizen China mengunggah dua foto di media sosial Weibo saat tikus itu diikat menggantung. Di foto pertama, tikus itu dikalungi kertas dengan tulisan dalam huruf China, 'Meski Anda memukuli saya hingga mati, saya tidak mau mengaku mencuri beras.'

Pada foto ke dua, kertas itu telah diganti dengan tulisan, 'Saya tidak akan mengulanginya lagi'. Mungkin, tikus itu kini sudah mati.

Dua foto tersebut memicu perdebatan di media sosial. Ada yang menyatakan hukuman pada tikus itu terlalu kejam, mengingatkan pada penyiksaan kaum intelektual di masa revolusi China.
" Saya kira cukup untuk hewan ini. Kenapa tidak Anda lepaskan saja hama ini di rumah Anda untuk mencuri dan membawa penyakit? Apakah ini baik?" tulis pengguna Weibo.
" Anda bisa membunuh pencuri seperti ini, tapi Anda justru menyiksanya pelan-pelan. Sangat tidak manusiawi. Saya bukan orang suci, saya hanya tidak tahan melihat kekejaman," tulis pengguna Weibo lainnya.
Sumber: shanghaiist.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya