Ilustrasi (hidayatullah.com)
Dream - Kementerian Kesehatan menyatakan kasus penyebaran virus antraks di Kulonprogo dan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah bisa diatasi. Sejak Desember silam, terdapat 16 kasus antraks di kedua kabupaten tersebut.
" Saat ini, seluruh kasus sudah teratasi dan tidak ditemukan kasus baru antraks yang ditemukan (dilaporkan)," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi, dalam keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 26 Januari 2017.
Saat ini, tambah Oscar, seluruh puskesmas dan rumah sakit di wilayah Yogyakarta telah mampu menangani pasien dengan gejala antraks.
Sementara itu, spesimen satu kasus suspect anthrax meningitis di RSUP Sardjito, masih dalam konfirmasi. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses diagnosia di Laboratorium Badan Litbangkes Kemenkes.
Meskipun demikian, kata dia, masyarakat harus meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan hewan ternak. Selain itu, Oscar meminta masyarakat tetap waspada dengan meningkatkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) agar terhindar dari risiko terjangkit virus antraks.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global