Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Setkab.go.id)
Dream - Begitu Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla meninggalkan mimbar kehormatan, sebanyak 94 taruna-taruni berpakaian Akademi Angkatan Laut (AAL) langsung beraksi, Selasa kemarin, 25 Juli 2017.
Dengan satu komando, mereka serentak berkumpul lalu bersama-sama melempar topi ke udara. Untuk kali pertama setelah 14 tahun, upacara kelulusan taruna-taruni Akpol dan Akademi TNI kembali dilaksanakan di halaman Istana Merdeka.
Kali terakhir upacara yang lazim disebut Prasetya Perwira (Praspa) itu digelar pada 2003 di era Presiden Megawati Soekarnoputri. Setelah itu, selama 14 tahun terakhir, Praspa dilaksanakan bergiliran di masing-masing akademi dengan presiden sebagai inspektur upacara.
Sesuai tradisi, Presiden kemarin juga mengukuhkan empat orang peraih Adhi Makayasa alias lulusan terbaik di masing-masing matra.
Mereka adalah Letda Wiraswanrill Sagara asal Dairi, Sumut (TNI AD); Letda Samsul Huda asal Lamongan, Jatim (TNI AL); Letda Bernardinus Yoga Kristian asal Bantul, DIY (TNI AU), dan Ipda Ade Hertiawan Yuliansyah asal Ketapang, Kalbar (Polri).
© Dream
Di antara empat lulusan terbaik itu, sosok Samsul yang paling menjadi sorotan. Lantaran perjuangannya untuk mencapai titik ini bisa dibilang sangat luar biasa.
Letda Samsul Huda mengaku bersyukur atas capaiannya tersebut. Sebab, perjalanannya tidak mudah untuk menjadi taruna. Samsul lulus dari SMAN 1 Babat, Lamongan, pada 2011.
Dia ingin langsung mendaftar sebagai calon taruna. Namun, usianya yang kala itu masih 17 tahun belum memenuhi syarat untuk bisa mendaftar sebagai calon taruna.
Dia menjajal peruntungannya setahun kemudian, dan gagal saat tes kesehatan. Kegagalan itu tidak membuatnya menyerah, dan langsung muncul keinginan untuk ikut seleksi lagi tahun berikutnya.
Selama masa menunggu setahun, dia tidak ingin menganggur. Jadilah dia merantau ke Jakarta demi membantu perekonomian keluarga. Slamet, sang ayah, adalah petani.
© Dream
Rupanya, takdir membawanya ke markas besar TNI AL di Cilangkap, Jakarta Timur, meski tidak menjadi tentara.
" Saya menjadi office boy, tenaga PHL (pekerja harian lepas) di Mabes AL," lanjut pemuda kelahiran 29 April 1994 itu.
Sepuluh bulan lamanya dia berada di lingkungan militer AL, melayani berbagai kebutuhan kerja para staf TNI AL. Dan rupanya, hal itu membawa berkah tersendiri bagi Samsul.
Dia mulai mempelajari seluk beluk ketentaraan lewat komunikasi dengan para staf, sembari menempa diri lebih keras lagi untuk ikut seleksi. Hasilnya, pada 2013 dia sukses menembus seleksi calon taruna AAL.
Tahun ini, ada 729 taruna-taruni yang diwisuda oleh Presiden Joko Widodo. Terdiri dari 225 lulusan Akmil, 94 AAL, 118 AAU, dan 292 lulusan akpol. Dan Samsul pun berhasil tampil menjadi salah satu yang terbaik di antara ratusan taruna-taruni tersebut.
(Sumber: www.jpnn.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya