Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Apa jadinya jika kamu merayakan event halal bi halal yang melekat dengan Idul Fitri dirayakan dengan mengundang orang satu kampung. Pengalaman langka inilah yang dialami Sukiyana.
Pemuda 30 tahun asal Desa Pringombo, Gunung Kidul, Yogyakarta tak menyangka kisah unik tentang kampung halamannya berjudul Rindu Kampung Halaman bisa jadi pemenang sayembara Pesta-in Sekampung yang digelar Yogrt.
Kisah dari Sukiyana, pria lulusan SD ini berhasil menyentuh hati para juri dan voters hingga mengalahkan 2000-an cerita lainnya yang masuk selama tahap seleksi.
Dengan kemenangannya, desa Sukiyana terpilih menjadi lokasi pertama di Indonesia yang menggelar hajatan besar dengan mengundang 4.000 warga sekampung.
" Yogrt Pesta'in Sekampung ini latar belakangnya ya karena kita sebagai aplikasi lokal ingin eksis dengan ikut merayakan tradisi khas Indonesia yang ada di hari lebaran yakni halal bihalal. Karena konsep halal bihalal itu sesuai dengan misi kita, yakni mempererat hubungan dengan semangat berbagi, maaf-maafan dan juga kembali jalin silahturahmi dan berbuat baik," tutur Damayantri Arif, Head of Marketing Yogrt, di Tugu, Yogyakarta, Sabtu, 22 Juli 2017.
Acara yang dihelat pada Minggu, 23 Juli 2017 pukul 10.30 WIB itu berlangsung di sebuah lapangan bola dekat rumah kepala desa. Selain makanan, para tamu juga dihibur dengan sejumlah permainan dengan hadiah dari panitia.
" Standar halal bihalal, kita sediakan makan gratis bersama. Semuanya gratis, termasuk akomodasi untuk Pak Sukiyana, games dan hadiah untuk warga desa, serta hiburan dari penduduk lokal juga turut serta mendukung acara ini," lanjut Damayantri.
Melihat antusiasme dari masyarakat dan peserta lomba, Damayantri tak menutup kemungkinan akan menggelar event yang sama di waktu yang akan datang.
" Buat aplikasi kita, memang penting banyak pengguna yg download. Tapi event ini kan didatengin masyarakat umur 1-50 tahun, sementara target pasar kita umur 18-30 tahun, jadi yang diutamain dalam event ini adalah spirit of halal bihalal nya. People come, make friends, that's the true spirit," ucap Jason Lim, Co-founder aplikasi Yogrt.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya