`Matahari` ala China Selesai Tahun Ini

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 12 Maret 2019 09:00
`Matahari` ala China Selesai Tahun Ini
Bisa menjadi format energi bersih di masa depan.

Dream - Para peneliti asal China sedang mengembangkan reaktor Tokamak (EAST) yang meniru proses fusi nuklir Matahari. Fusi nuklir itu diklaim mampu mencapai suhu elektron sebesar 100 juta derajat Celcius.

Dilaporkan Science Alert, para pejabat China mengatakan, telah menyelesaikan konstruksi matahari buatan itu pada tahun ini.

" Plasma matahari buatan terutama terdiri dari elektron dan ion dan perangkat Tokamak yang ada saat ini telah mencapai suhu elektron lebih dari 100 juta derajat Celcius dalam plasma intinya, dan suhu ion 50 juta Celcius," kata pejabat Perusahaan Nuklir Nasional China, Duan Xuru.

Duan menyebut, suhu sebesar 100 juta derajat Celcius pada inti Tomatak HL-2M merupakan tujuh kali lipat ketimbang suhu ion Matahari asli.

Seandainya klaim reaktor nuklir tersebut betul, perangkat itu dapat berfungsi sebagai format reaktor fusi nuklir di masa depan. Dengan format reaktor ini, pertanyaan mengenai energi bersih bumi dapat menjadi kenyataan.

2 dari 4 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting