Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Dalam upaya mengejar batas waktu ibadah haji, pemerintah Arab Saudi mengebut penyelesaian pembuatan Kiswah Kabah yang akan diganti pada hari Arafah yang diperkirakan jatuh pada 22 September.
"Kami memiliki tim yang bekerja sepanjang waktu untuk menjaga dan memperbaiki Kiswah," Mohammed bin Abdullah Bajawda, direktur pabrik Kiswah, mengatakan kepada Arab News dikutip Dream, Selasa 8 September 2015.
"Kiswah dibuat dari sutra murni yang diberi warna hitam dan untuk menenunnya membutuhkan sekitar 700 kilogram sutra murni," tambah dia.
Diproduksi di pabrik khusus, proses pembuatan Kiswah terdiri dari pencelupan, penenunan secara elektronik, percetakan, pembordiran dan perakitan bagian-bagian lainnya untuk membentuk sebuah Kiswah.
Kiswah yang memiliki panjang 14 meter diberi hiasan bordir yang terbuat dari emas dengan berat 120 kg dan benang perak seberat 25 kg.
Mesin-mesin yang digunakan dalam proses pembuatan Kiswah telah dimodernisasi baru-baru ini di pabrik baru. Peresmian pabrik telah dilakukan oleh Abdul Rahman Al Sudais, Kepala Presidensi Dua Masjid Suci, dan wakilnya, Mohammad bin Nasser Al-Khuzaim.
"Mesin menghasilkan kain dan lambang yang sesuai dengan spesifikasi. Mesin, dengan dua kepala, berisi enam warna sehingga mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya," kata Al Sudais.
Pabrik pembuatan Kiswah yang baru sering dikunjungi oleh ribuan peziarah dari seluruh dunia.
"Banyak dari mereka mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan atas pengembangan pabrik tersebut," ujar Al Sudais.
Setelah selesai dibuat, Kiswah baru akan diserahkan kepada pengurus Kabah dan dipasang saat subuh pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah.
Menurut kalender Islam, Kabah akan diselubungi dengan Kiswah baru setiap tahun pada hari kesembilan bulan Dzulhijjah. Waktu itu bertepatan dengan hari di mana jemaah haji meninggalkan dataran di kaki Gunung Arafah.
Kiswah digunakan untuk menutupi Kabah, situs paling suci Islam yang menarik jutaan umat Islam setiap tahun.
Setiap tahun, Kiswah lama diturunkan, dipotong kecil-kecil, dan kemudian dibagikan kepada individu atau kelompok seperti pejabat Muslim asing dan organisasi Islam.
Di masa lalu, Kiswah dibagi di antara keluarga penjaga Kiswah. Kemudian, pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk mengirim Kiswah ke berbagai negara muslim sebagai hadiah.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?