CONNECT WITH US!
CONNECT WITH US!

Apa yang Terjadi Jika Batu Hajar Aswad Habis Terkikis?

Reporter : Puri Yuanita | Jumat, 4 September 2015 15:16
Hajar Aswad (Sumber: Www.14publications.com)
Dahulu, Hajar Aswad merupakan batuan putih utuh berukuran 30 cm yang memiliki sinar terang bahkan dapat menerangi seluruh jazirah Arab.

Dream - Kaum muslim tentu mengenal Hajar Aswad. Sebuah batu yang diyakini umat Islam berasal dari surga. Hajar Aswad pertama kali ditemukan oleh Nabi Ismail AS dan kemudian diletakkan di sisi luar Kabah oleh Nabi Ibrahim AS.

Adapun mencium Hajar Aswad merupakan salah satu sunah Rasulullah Muhammad SAW karena beliau selalu mencium batu ini di kala tawaf.

Dahulu, Hajar Aswad merupakan batuan putih utuh berukuran 30 cm yang memiliki sinar terang bahkan dapat menerangi seluruh jazirah Arab. Namun, semakin lama sinarnya semakin meredup hingga akhirnya menjadi berwarna hitam.

Kini, batu tersebut tak lagi utuh. Hanya tersisa 15 pecahan yang ditanam dalam sebuah matriks semen sebagai pengikat. Matriks tersebut dilindungi dengan lingkaran perak. Dari ke-15 pecahan itu, hanya 8 yang dapat terlihat dari permukaan.

Karena diyakini sebagai 'batu surga' dan menjadi salah satu bagian dari sunah Rasul, Hajar Aswad kerap diistimewakan oleh umat Islam.

Beberapa orang bahkan salah kaprah dalam menilai kelebihan batu ini sampai-sampai 'memujanya' secara berlebihan. Sejarah mencatat, Hajar Aswad pernah dirampas oleh Abu Thahir Sulaiman bin Abu Said Al Husain Al Janabi pada tahun 317 H. Kala itu Hajar Aswad dicongkel paksa dari Ka'bah.

Dengan berbagai upaya, baru pada tahun 339 H batu itu dapat dikembalikan ke tempatnya semula. Belum lagi sering kita dengar banyak jemaah haji yang memaksa mencium Hajar Aswad meski kondisi tak memungkinkan.

Hal inilah yang patut dikoreksi. Meski istimewa, Hajar Aswad tetaplah hanya sebuah batu. Tidak bisa memberikan manfaat dan mudarat apapun secara langsung.

Seperti kata sahabat Nabi, Umar bin Khattab RA, " Hajar Aswad tidak bisa mendatangkan manfaat dan mudarat. Tak ada hubungannya pula antara batu ini dengan hari kiamat."

Kalaupun suatu saat Hajar Aswad habis terkikis, maka sebenarnya itupun tak menjadi masalah. Ibadah Haji atau Umrah tetap sah. Namun jangan khawatir, Hajar Aswad tentu tak akan habis dalam waktu cepat.

Menurut penelitian, tingkat kekerasan batu ini mencapai skala Mohs 7 artinya setara dengan batu permata. Dengan kata lain, batu ini butuh waktu yang sangat lama untuk habis terkikis meski terkena gesekan tangan, pipi, dan wajah para penciumnya.

(Berbagai sumber)

Resep Takjil Kilat Bikin Ngiler Untuk Berbuka Puasa

Rekomendasi Pilihan



5 Rahasia Membuat Foundation Tahan Lama

Senin, 29 Mei 2017 16:15

Sebelum mengenakan foundation, kompres wajah agar air yang terserap dapat menahan minyak wajah.

Masya Allah, Muslim Pakistan Puasa di Suhu 53 Derajat Celcius

Senin, 29 Mei 2017 16:02

Suhu terekstrim ada di Pakistan, tepatnya di Turbat, Balochistan, mencapai 53,5 derajat Celsius.

Habib Rizieq Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pornografi

Senin, 29 Mei 2017 15:46

Rizieq diduga terlibat percakapan mesum antara Firza dengannya.

Puasa di Jerman Saat Musim Panas Hingga 19 Jam, Berbahayakah?

Senin, 29 Mei 2017 15:43

Salah satu peneliti dari Indonesia mencoba menganalisisnya secara ilmiah, untuk mengetahui efek puasa saat musim panas selama 19 jam.

Nggak Berlebihan, Tantri Tampil Bersahaja Saat ke Kantor

Senin, 29 Mei 2017 15:29

Simak kisah Tantri di Rumah Kos Ibu Mira di sini.

Lantunan Azan Indah Mualaf di Korsel

Senin, 29 Mei 2017 15:02

Alunan azan pria yang diketahui bernama Emir Kim itu menarik perhatian warganet.

Mau Punya Ponsel, Pelajar Apes Malah Beli Replikanya

Senin, 29 Mei 2017 14:44

Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Tertipu membeli smartphone yang ternyata casing, dia masih kena tipu pula.