Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Seoul Central Mosque, Korea Selatan (Sumber: Www.dreamersradio.com)
Dream - Korea Selatan bukan merupakan negara dengan mayoritas penduduk muslim, namun bukan berarti kita tak dapat menemukan jejak-jejak Islam di negara ini.
Salah satu bukti nyata eksistensi Islam di Korea Selatan (Korsel) adalah keberadaan Seoul Central Mosque atau Masjid Central Seoul di distrik Yongsan-gu, Itaewon, Seoul. Masjid ini merupakan masjid pertama dan satu-satunya di Ibukota Korsel, Seoul, sekaligus menjadi masjid terbesar di Korea.
Seoul Central Mosque pertama kali dibuka untuk umum pada 5 Mei 1976. Selain menjadi tempat ibadah kaum Muslim, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan Islam di Korsel. Seoul Central Mosque menjadi kebanggaan lebih dari 45 ribu masyarakat asli Korea yang telah memeluk Islam.
Sebenarnya masjid ini dalam bahasa Arab bernama Si'ul Al-Markaz. Hanya saja petunjuk jalan yang dibuat pemerintah setempat menuliskan namanya dengan bahasa Inggris. Karena itulah, orang-orang lebih mengenal masjid ini dengan nama Seoul Central Mosque.
Arsitektur yang khas membuat wisatawan dengan mudah mengenali masjid ini. Di pintu utamanya terdapat tulisan 'Allahu Akbar' menggunakan aksara Arab yang cukup besar. Dua menara menjulang tinggi di bagian depan semakin mempercantik tampilan masjid ini.
Tak hanya menjadi daya tarik bagi kaum muslim, mereka yang non-muslim pun kerap menjadikan Seoul Central Mosque sebagai titik destinasi wisata karena keindahannya.
Bangunan masjid terdiri dari 3 lantai yang masing-masingnya terbagi untuk wanita dan pria. Tak hanya ruang untuk salat, terdapat pula beberapa ruangan lain seperti kantor, ruang kelas, ruang rapat dan ruang konferensi.
Masjid ini selalu ramai pengunjung, terutama pada hari Jumat. Banyak wisatawan yang sengaja mampir untuk melaksanakan salat Jumat di sini.
Setidaknya ada 800 jemaah dari berbagai negara yang melaksanakan Salat Jumat di Seoul Central Mosque. Karena jemaah yang beragam, di masjid ini khutbah Jumat pun diberikan dalam 2 bahasa yakni bahasa Arab dan bahasa Inggris.
Untuk sampai ke Seoul Central Mosque, Anda bisa menjangkaunya dengan menggunakan subway. Lokasi masjid ini tak begitu jauh dari stasiun subway Itaewon.
Satu hal yang unik, lokasi Seoul Central Mosque berada di dekat basis militer Amerika Serikat di Korea Selatan. Jadi jangan heran jika Anda melihat banyak tentara Amerika hilir mudik di kawasan ini.
(Berbagai sumber)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?