Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Sumber Foto:muslimhands.org.uk
Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, berharap World Zakat Forum Conference 2017 yang diselenggarakan di Jakarta pada 15-16 Maret mampu melahirkan terobosan pemikiran ilmiah tentang fikih zakat di era kontemporer.
Melalui agenda bertajuk 'Penguatan Peran Zakat Sebagai Instrumen Global Pengentasan Kemiskinan' itu, harus dicari cara agar dana zakat bisa bermanfaat bagi masyarakat lebih luas.
" Untuk itu, perlu redefinisi dan reinterpretasi tentang pemaknaan golongan yang berhak menerima zakat (ashnas) sesuai dengan konteks kekinian," kata Lukman, sebagaimana dikutip Dream dari kemenag.go.id, Jumat 10 Maret 2017.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Bambang Sudibyo, mengatakan, World Zakat Forum Conference 2017 akan membahas perkembangan lembaga zakat ke depan. Lembaga zakat diharapkan dapat bekerja lebih profesional.
Bambang pun merasa perlu ada pembaruan dalam infrastruktur lembaga zakat. Termasuk pula pada Baznas. " Infrastruktur Baznas harus diperbarui, semisal, amil itu sebagai profesi yang bersertifikat," kata Bambang.
Dia berharap, konferensi tingkat dunia ini dapat menjadi ajang menjalin kerjasama organisasi zakat antar-negara. Rencananya, konferensi ini akan diikuti organisasi zakat dari 16 negara.
" Banyak negara yang kaya, kelebihan dana zakatnya, kiranya bisa dimanfaatkan," kata Bambang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang