Kasus Terompet Sampul Alquran, Ini Kata Menag

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 30 Desember 2015 07:28
Kasus Terompet Sampul Alquran, Ini Kata Menag
Dia mengatakan menjadikan sampul Alquran sebagai bahan terompet adalah perbuatan yang tidak patut dan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dream - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin meminta aparat kepolisian mengusut tuntas laporan sampul Alquran yang dijadikan terompet tahun baru. Lukman menuntut pihak yang terlibat dalam kasus itu bertanggung jawab.

“ Mudah-mudahan masalah ini bisa segera dituntaskan. Pihak-pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Lukman di Jakarta, Selasa, 29 Desember 2015.

Lukman menyesalkan peristiwa seperti ini dapat terjadi. Dia mengatakan menjadikan sampul Alquran sebagai bahan terompet adalah perbuatan yang tidak patut.

Seharusnya, kata dia, sisa bahan dari proses pencetakan Alquran dihancurkan. Ini agar bahan tersebut tidak digunakan untuk hal-hal lainnya.

" Pasal 5 Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 01 Tahun 1957 tentang Pengawasan terhadap Penerbitan dan Pemasukan Alquran mengatur bahwa sisa dari bahan-bahan Alquran yang tidak dipergunakan lagi, hendaklah dimusnahkan untuk menjaga agar jangan disalahgunakan," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima Dream.

Meski begitu Lukman berharap masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penuntasan masalah ini melalui jalur hukum. Lukman menambahkan, Kemenag akan intensif berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat.

" Saya harap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan percayakan masalah ini kepada aparat hukum. Aparat Kementerian Agama di daerah sedang berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan setempat agar masalah ini bisa segera diselesaikan sesuai aturan,” kata Lukman.

Kemenag sendiri telah menerjunkan tim untuk mendalami masalah ini. Tim tersebut dijadwalkan pada Kamis, 31 Desember 2015 akan menjadi saksi ahli dan memberi keterangan kepada pihak kepolisian.

Sebagaimana ramai diberitakan, sejumlah terompet untuk perayaan tahun baru 2016 berbahan sampul Alquran yang siap jual ditemukan di beberapa minimarket Alfamart di Kendal dan Pekalongan Jawa Tengah. Selain itu, ditemukan juga sebanyak 2,3 ton kertas bekas sampul Alquran yang digunakan sebagai bahan baku terompet.

Bahan baku dan alat kelengkapan produksi terompet berbahan sampul Alquran itu kini disita oleh penyidik Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Tengah. (Ism) 

Beri Komentar