Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alquran Terjemahan
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) tengah merevisi terjemahan Alquran dalam bahasa Indonesia. Ini dilakukan agar terjemahan Alquran seusai dengan konteks kekinian.
Terkait hal itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendorong agar proses revisi tersebut bisa lebih cepat.
" Harapan saya, pada akhir 2018 atau awal 2019 revisi terjemah Alquran sudah selesai hingga Alquran bisa dicetak dan dipakai masyarakat," ujar Lukman saat bertemu dengan Tim Revisi Terjemah Alquran (Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran), dikutip dari laman kemenag.go.id, Kamis, 12 Mei 2016.
Lukman mengatakan penerjemahan Alquran dengan bahasa dan situasi terkini bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan ketekunan dan ketelitian dalam mencermati makna kata per kata dalam Alquran.
Selanjutnya, Lukman memberikan penjelasan banyak ayat Alquran yang bermakna dinamis dan mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang terjadi.
Anggota tim Revisi Terjemah Alquran, KH Malik Madany mengatakan pihaknya akan berupaya menghadirkan terjemahan Alquran yang efektif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Dalam revisi tersebut, tim akan membakukan beberapa kata pada terjemahan tersebut dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.
" Dari juz 1 hingga 2, ada 27 kata atau arti yang hendak dibakukan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia," kata Malik.
Proyek penerjemahan Alquran telah dijalankan Kemenag sejak dipimpin Menteri Agama KH Saifuddin Zuhri pada 1965. Setiap tahun, Kemenag menerbitkan 4,5 juta eksemplar Alquran terjemahan.
Alquran terjemahan tersebut terus mengalami revisi untuk disesuaikan dengan perkembangan bahasa. Hasil terjemahan Alquran yang dilakukan Kemenag juga digunakan oleh sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan laiin sebagainya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya