Menag Sayangkan Penebar Kebencian Berbungkus Agama

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 22 November 2018 14:02
Menag Sayangkan Penebar Kebencian Berbungkus Agama
Lukman menyayangkan mimbar keagamaan kini beralih menjadi sarana penyebaran kebencian.

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyayangkan adanya penebaran kebencian yang menjelma menjadi fenomena sosial. Bahkan hal itu mulai mendera dan merasuk ke dalam tubuh sebagian masyarakat Indonesia.

" Ada kalanya berbungkus agama, politik, ras, suku, dan lain sebagainya," ujar Lukman saat menyampaikan ceramah dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Bogor, dikutip dari Kemenag.go.id.

Lukman juga menyesalkan kebencian berlabel agama juga disebarkan lewat mimbar-mimbar keagamaan.

" Melalui suara keras para pengkhotbah yang penuh kecaman murka dan ungkapan marah," ucap dia.

Mimbar keagamaan yang merupakan tempat penyebaran pesan luhur kedamaian kini beralih menjadi sarana penebar kebencian. Terutama ditujukan kepada mereka yang berbeda pemahaman.

 

1 dari 1 halaman

Kisah Wanita Sholehah Malah Masuk Neraka

Lukman pun mengajak umat untuk merenungkan kisah seorang wanita sholeh yang oleh Rasulullah Muhammad SAW justru dinyatakan masuk neraka. Sebabnya wanita itu mengurung seekor kucing dan tidak memberinya makan hingga mati dalam kandang.

Sebaliknya, ada wanita nakal justru masuk surga. Allah memberikan pengampunan padanya karena di dalam hatinya masih terdapat kasih sayang dengan memberikan air kepada anjing yang kehausan.

Menag saat menyampaikan ceramah pada peringatan Maulid Nabi© kemenag.go.id

" Rasa kebinatangan saja bisa mengantarkan seseorang ke dalam surga atau neraka, apalagi rasa kemanusiaan, sebagaimana yang diteladankan oleh Rasulullah," kata Lukman.

Lebih lanjut, Lukman mengajak umat Islam seluruh Tanah Air untuk kembali membangkitkan semangat beragama dilandaskan cinta kasih dan kemanusiaan.

" Mari kita beragama dengan cinta kepada sesama, karena beragama tanpa cinta akan hampa tak bermakna. Sebaliknya, bercinta tanpa agama tak akan kekal bahagia," ucap Lukman.

Beri Komentar