Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menag Lukman Hakim Saifuddin Membuka Pelatihan SPAK (Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, meminta jajaran pejabat dan pegawai Kemenag seluruhnya memiliki mental anti-korupsi. Tidak hanya para perempuan saja.
Hal ini disampaikan saat Lukman membuka program sosialisasi lewat Training of Trainer (ToT) Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang diselenggarakan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag.
" Saya kira P-nya (dalam SPAK) itu tidak hanya perempuan, karena sesungguhnya tidak hanya perempuan yang anti-korupsi," ujar Lukman di Hotel Sultan, Jakarta baru-baru ini.
Lukman berujar SPAK menjadi wadah positif bagi pendidikan karakter di lingkungan keluarga. Menurut dia, menghilangkan budaya korupsi itu bukan hanya memperbanyak lembaga penegak hukum saja.
" Kita dituntut untuk melakukan pencegahan pada sisi preventifnya. Dan ketika kita melaksanakan pencegahan itu basisnya adalah keluarga," ucap dia.
SPAK sudah berjalan selama beberapa tahun di lingkungan Kemenag. Lukman mengakui dampak positif dari gerakan ini sudah bisa dirasakan.
" Jadi yang tidak ada hubungannya dengan keperluan kedinasan sebaiknya tidak menggunakan fasilitas negara," ucap Lukman.
Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama, Nur Kholis Setiawan, mengatakan ToT ini merupakan kali kedua yang digelar. Pelatihan ini melibatkan para istri pejabat di lingkungan Kemenag, Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Islam (PTKIN) serta pejabat perempuan PTKIN.
" Peserta hari ini berjumlah 140 orang," kata Kholis.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya