Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Terima Uang Kompensasi Tol Rp3,5 Miliar (Timlo.net)
Dream - Warga Desa Pepe, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Tantriana Nikmatul Isna, mendadak jadi kaya di usianya 24 tahun. Dia baru saja mendapatkan dana kompensasi pembangunan jalan tol rumah Solo-Yogyakarta sebesar Rp3,5 miliar.
Tantri mengatakan asetnya harus dibebaskan untuk jalan tol. Ada dua bidang asetnya yang terkena proyek tersebut, yang masing-masing seluas 561 meter persegi dan 230 meter persegi.
" Yang kena ini dua rumah sama satu kandang sapi," ujar Tantri.
Menurut Tantri, dua rumah tersebut terletak berdampingan namun pemiliknya berbeda. Satu rumah adalah miliknya, sedangkan lainnya milik sepupunya.
" Itu kan dulu satu sertifikat tanah, terus dibeli sama keponakanku kan masih atas nama almarhum bapak saya, jadi kuasanya ke anaknya (Tantri)," ucap dia.
Sementara, uang kompensasi yang didapat Tantri untuk dua asetnya sebesar Rp1,9 miliar dan Rp1,6 miliar. Dia berencana menggunakan uang tersebut untuk membeli rumah.
" Alhamdulillah, sudah dapat rumah, masih satu kecamatan tetapi beda desa," kata dia.
Semenjak tersiar kabar dia akan mendapatkan dana kompensasi, Tantri mengaku banyak mendapat tawaran belanja. Beberapa kali, dia ditawari sales agar mau membeli mobil.
Tetapi, tawaran itu tidak dia ambil. Tantri berpikir masih banyak kebutuhan yang sifatnya lebih penting, khususnya rumah.
" Karena yang kena rumah, jadi gantinya buat beli rumah," kata dia.
Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional Klaten, Sulistyono, mengatakan dana kompensasi yang diterima Tantri adalah bagian dari pembayaran untuk tiga desa. Rinciannya, 4 bidang tanah di Desa Senden, 23 bidang di Desa Pepe, dan 18 bidang di Desa Manjungan.
" Nilai total yang dicairkan hari ini sekitar Rp45 miliar," kata dia.
Sulistyono mengakui pembayaran ini sempat mengalami penundaan. Sebab, pihaknya menunggu proses verifikasi data dari Lembaga Manajemen Aset Negara, dikutip dari Timlo.net.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya