Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Wakaf Air Bersih Generali Dan Dompet Dhuafa
Dream - Air bersih menjadi kebutuhan utama dalam hidup. Air memberikan banyak sekali manfaat mulai dari fisik dengan dikonsumsi hingga sanitasi maupun pengolahan.
Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang kesulitan mengakses air bersih. Seperti yang dialami masyarakat Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.
Lokasi pemukiman yang terletak di dataran tinggi menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan air bersih dari sumbernya. Ditambah kontur tanah batuan menjadikan distribusi air sebagai tantangan berat yang harus mereka hadapi.
Untuk mengurangi beban masyarakat, perusahaan asuransi Generali bersama Dompet Dhuafa menyalurkan wakaf air bersih dari salah satu nasabahnya, Almarhum Engkan Karnaen. Wakaf ini diwujudkan dengan program pipanisasi untuk memudahkan distribusi dari sumber mata air menuju perkampungan serta pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
" Dari hasil survei langsung, kita tahu bahwa sebegitu hebatnya wakaf ini untuk kemaslahatan umat. Mereka yang selama ini terkendala dengan air sudah mulai memanfaatkan air hasil dari wakaf melalui Dompet Dhuafa," ujar Manajemen Program Sahabat Berbagi Generali, Agus Ismail.
Agus berharap program ini dapat mendorong semakin banyak orang untuk berwakaf. Karena wakaf dapat menjadi sumber pahala besar yang dirindukan umat Islam.
Head of Strategic Acquisitions, Affinity & Bancassurance Generali, Nano Sutrisno, mengajak umat Islam mulai berwakaf. Ini mengingat besarnya manfaat wakaf yang bisa menjadi solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Menurut dia, banyak sekali instrumen keuangan yang memudahkan masyarakat untuk berwakaf. Salah satunya melalui asuransi.
" Dengan sekian banyak instrumen seharusnya wakaf itu menjadi mudah dan dapat menjadi gaya hidup, setiap orang harus memulai perjalanan wakafnya dan mitra terpercaya seperti Dompet Dhuafa adalah salah satu kunci kesuksesan kita untuk menunaikan perjalanan wakaf tersebut," kata Nano.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Andriansyah, mengungkapkan Desa Cupang dipilih sebagai penerima manfaat wakaf melalui riset dan survei kebutuhan masyarakat. Air bersih menjadi persoalan yang perlu segera dipecahkan demi kesejahteraaan bersama.
" Kita semua tahu air bersih adalah kebutuhan utama bagi manusia, jadi kita bisa sama-sama mengetahui betapa membutuhkannya desa ini kepada air bersih," terang Andriansyah.
Desa Cupang dihuni sekitar 152 penduduk. Kehadiran wakaf air bersih ini memberikan manfaat yang sangat terasa bagi warga desa.
Sekretaris Desa Cupang, Edi Kastara, mewakili warga menyampaikan terima atas program wakaf air bersih Generali dan Dompet Dhuafa. Dia mengakui meski berada di pegunungan, sangat sedikit sumber air yang dapat dimanfaatkan.
" Kandungan batuan keras yang ada dibawah tanah menyulitkan warga membuat sumur mata air untuk kebutuhan sehari-hari," jelas Edi.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya