Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Patah hati tentu jadi momen pahit bagi sebagian orang. Rasanya menyakitkan jika harus kehilangan orang yang begitu dicintai.
Tetapi, tidak selamanya momen patah hati harus selalu kelam. Ada hal-hal menarik yang tersimpan dalam kisah pahit putus cinta.
Lewat tangan-tangan kreatif komunits Heartcorner Collective, pahitnya putus cinta diubah menjadi event menarik bertajuk #MenolakLuka. Event yang juga disebut 'Pameran Patah Hati' ini bakal digelar pada 14-16 Februari 2019.
" Event ini menyuguhkan narasi tentang Kota Purwokerto sebagai kota kenangan yang menghubungkan dengan sang mantan," ujar penggagas event, Wiman Rizkidarajat, dikutip dari Liputan6.com.

Pameran ini akan memajang barang-barang milik mantan pacar. Untuk koleksi pajangan, Wiman mengajak kaum muda yang pernah patah hati untuk menyumbangkan barang pemberian mantan pada event ini, hitung-hitung membuang kenangan.
" Cukup setorkan barang-barang milik mantan kepada kami di kedai Singgah Cafe di Jalan Riyanto 29, Kelurahan Sumampir, Purwokerto," kata Wiman.
Apapun barangnya, kata Wiman, akan dipajang dalam pameran ini setelah dinyatakan lolos kurasi. Bisa berupa boneka, bantal, sarung, gantungan kunci maupun pernak-pernik lainnya.
Wiman mengatakan setiap barang yang diserahkan wajib menyertakan sedikit cerita kenangan yang berhubungan. Setiap benda diseleksi panitia untuk selanjutnya menjadi materi pameran.

Menurut Wiman, event ini bertujuan menghadirkan 'ruang kesedihan' dari pengumpulan memori kolektif. Sedangkan pameran hanya dibuka selama 2 jam, yaitu pukul 19.00-21.00 WIB.
" Kami ingin membuktikan bahwa manusia juga dibentuk dari air mata," kata Wiman.
Pegiat Heartcorner Collective, Kemal Fuad Ramadhan, mengatakan pameran ini merupakan ruang ekspresi untuk mengungkapkan kesedihan bersama-sama. Ada gagasan untuk menjadikan event ini sebagai gelaran rutin tahunan.
" Di momen ini, kami meresmikan pendirian Dewan Kesedihan Banyumas sebagai ruang yang mengakomodir masyarakat kesedihan," kata Fuad.
Sumber: Liputan6.com/Muhamad Ridlo
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol