Buku SD Tulis Yerusalem Ibukota Israel, Ini Kata Menko PMK

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 14 Desember 2017 06:02
Buku SD Tulis Yerusalem Ibukota Israel, Ini Kata Menko PMK
Menko PMK minta buku tersebut segera dikoreksi.

Dream - Selain buku terbitan Yudistira, Buku Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas VI SD/MI terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional juga menyebut Yerusalem adalah iibu kota Israel. Di dalam pembahasan mengenai Keadaan Alam dan Keadaan Sosial Negara-negara di Dunia, disebutkan bahwa ibu kota Israel yaitu Yerusalem.

Kabar tersebut pertama kali ditemukan Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Mengomentari peristiwa itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meminta pengawasan penyebaran buku untuk peserta didik perlu diperketat.

" Ini adalah keteledoran. Ke depan, proses penyusunan buku itu harus benar-benar dicek dan ricek," ucap Puan, melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 13 Desember 2017.

Puan menyesal buku tersebut telah beredar sejak lama dan baru diketahui sekarang. Meski begitu, Puan mendukung keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy yang menarik tautan buku tersebut dari laman Kemendikbud.

" Keinginan kami secepatnya buku tersebut ditarik dan dikoreksi segera pada edisi terbaru," ujar Puan.

Puan menilai tersebarnya buku tersebut merupakan bentuk pelanggaran. Puan berharap, khususnya kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan, agar setiap buku harus diperiksa ketat kontennya sebelum diedarkan ke masyarakat. Kesalahan substansi ilmu pengetahuan dapat membahayakan pengetahuan seseorang.

" Harus lebih diperhatikan, jangan sampai buku yang sudah beredar menimbulkan polemik," ucap Puan.

Puan juga meminta peran aktif orang tua dan guru untuk bersama-sama mengawasi kualitas buku-buku sekolah. " Demi masa depan pendidikan anak-anak kita, kita harus turut memberikan pengawasan terhadap edaran buku pelajaran," kata Puan.

(Sah)

 

Beri Komentar