Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Keluarga Penumpang Malaysia Airlines MH17 (Reuters)
Dream - Nahas benar nasib Yuli Hastini dan keluarganya. Sebagai manusia ia memang hanya bisa berencana, namun Tuhan berkehendak lain. Yuli bersama Johny Paulissen, suaminya, serta Arjuna Marten Paulissen (5) dan Sri Paulissen (3), kedua anaknya, pulang ke Solo untuk berlebaran.
Tetapi nasib berbicara lain, pesawat Malaysian Airlines MH17 yang ditumpanginya dari Amsterdam Belanda, jatuh di Ukraina.
" Semua keluarganya beragama Islam. Mereka biasa pulang berlebaran setiap 2 tahun sekali. Johny juga sudah masuk Islam sejak menikah 7 tahun lalu. Ia pulang terakhir November 2013 ketika ibunya meninggal," ujar Awang Nuryanto (50) adik ipar Yuli di kediamannya, Jalan Noroyono 14, Kampung Kebonan, RT02 RW 01, Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Jumat 18 Juli 2014.
Menurut dia, Yuli akan pulang ke Solo melalui Malaysia. Setelah sampai Malaysia, ia akan terbang ke Jakarta dengan pesawat MH17. Kemudian, mereka baru melanjutkan perjalanan ke kota kelahirannya di Solo.
" Mereka berencana berlibur lebaran 2 minggu di Solo. Tetapi nasib berbicara lain. Kalau sudah takdir, kami ikhlas menerimanya," kata Awang.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, telah mendapatkan informasi sekitar 12 warga negara Indonesia menjadi korban jatuhnya pesawat nahas tersebut.
(Ism, Sumber: Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya