Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Hampir 8 Tahun Terbengkalai Di Parkiran Bandara, Mobil-mobil Berdebu Ini Milik Korban Kecelakaan
Dream - Sebuah video yang memperlihatkan kondisi mobil terparkir yang diselimuti debu tebal menjadi viral di TikTok baru-baru ini.
Tak seorang pun akan mengira bahwa mobil tersebut tidak hanya menyentuh emosi, tetapi juga menimbulkan 1001 pertanyaan di kalangan netizen.
Lebih mengharukan lagi ketika ada tudingan bahwa mobil yang ditinggalkan sejak lama itu mungkin milik korban tragedi pesawat yang pernah menggemparkan dunia.
Begitulah kondisi salah satu mobil yang 'kesepian tanpa pemiliknya' di kompleks parkir mobil bertingkat di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) di Sepang, Malaysia.

Banyak yang menduga mobil berdebu parah itu ada hubungannya dengan penumpang atau awak dalam tragedi hilangnya penerbangan MH370 pada 8 Maret 2014 atau jatuhnya MH17 yang ditembak pada 17 Juli di tahun yang sama.
Menyusul video viral tersebut, berbagai spekulasi dan teori pun bermunculan. Ada yang menduga mobil itu sengaja tidak diklaim oleh keluarga terdekat korban karena berharap anggota mereka akan kembali ke rumah.
Namun, sumber yang dekat dengan korban membantah kabar bahwa mobil jenis Honda yang terbengkalai hingga berdebu di tempat parkir KLIA selama hampir delapan tahun itu adalah milik korban MH370 atau MH17.

"Jika ada mobil korban MH370 atau MH17 sebelum ini, pasti ahli warisnya sudah lama mengklaimnya. Mobil itu bukan milik penumpang atau awak MH370 berdasarkan tanggal kedaluwarsa pajak jalannya.
"Apalagi korban MH17 kebanyakan penumpangnya berasal dari sana (Eropa), dan pesawat juga lepas landas dari sana (Amsterdam)," kata seorang sumber.
Menurut sumber itu, masalah mobil 'terbengkalai' di kompleks parkir KLIA bukanlah hal baru. Bahkan ada kasus di mana beberapa kendaraan juga ditinggalkan selama pandemi Covid-19.
"Mungkin pemiliknya sengaja tidak membayar cicilan atau menghindar dari membayar denda. Jika mereka datang untuk mengklaim, mereka masih akan dikenakan biaya parkir.
"Tapi di video menyebut pemiliknya adalah korban MH370 atau MH17, saya pikir itu tidak benar. Saya percaya video itu dibuat hanya untuk konten saja," tambahnya.
Menurut sumber yang bekerja di KLIA itu, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak berwenang seperti polisi dan Dinas Jalan Pengangkutan Jalan (JPJ) jika kendaraan itu terbengkalai terlalu lama di kawasan parkir.
"Ada nota akan dihantar. Cuma kalau mau 'towing' mungkin ada masalah sebab 'ramp' (atap) parkir rendah. Jadi truk 'towing' tak bisa masuk.
"Mungkin mendorong mobil tersebut keluar dari tempatnya terparkir saat ini jadi jalan satu-satunya," katanya.
Sementara itu video yang diunggah pengguna TikTok @yourjiranstory dengan caption 'Sejarah kelam. Al-Fatihah' sejauh ini telah ditonton 2,6 juta kali.
Di bagian komentar, beberapa netizen juga tidak yakin bahwa mobil-mobil berdebu dan terbengkalai itu milik para korban tragedi pesawat.
Saat tim mStar mendatangi tempat parkir KLIA itu, mobil-mobil yang ditinggalkan dalam kondisi ban terkunci. Tapi mobil-mobil tersebut sudah dalam keadaan bersih dari debu.

Bahkan stiker pajak mobil-mobil tersebut tampak masih bagus meski sudah habis masa berlakunya pada 16 Juni 2015 silam.
Namun, tidak ada yang tahu siapa yang membersihkan mobil-mobil itu setelah beredarnya video yang viral di media sosial tersebut.
Hingga kini mobil-mobil penuh debu yang terbengkalai di tempat parkir bandara itu masih menjadi misteri.
Sebelumnya, penerbangan MH370 menghilang dari radar pada 8 Maret 2014 saat dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 227 penumpang dan 12 awak.
Sementara penerbangan MH17 jatuh di Ukraina timur pada 17 Juli 2014 ketika ditembak jatuh saat dalam penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur dengan 283 penumpang dan 15 awak.
Sumber: mStar
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari