6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Miliarder Tiongkok, Wang Jianlin, Batal Lawan Disney. (Foto: South China Morning Post)
Dream – Masih ingat dengan miliarder Tiongkok, Wang Jianlin, yang ingin mengalahkan Disney? Dia mengeluarkan uang jor-joran untuk membangun taman bermain demi meredupkan pamor Disneyland.
Kini, dia mulai menjual hotel dan taman bermain dengan nilai lebih dari US$9 miliar (Rp120,49 triliun). Ini menjadi pertanda Wang mundur untuk berhadapan dengan Disney.
Dilansir CNN Money, Rabu, 12 Juli 2017, grup Dalian Wanda milik Wang menjual 9,1 persen saham di tempat-tempat wisata ke Sunac China Holdings. Penjualan aset senilai US$9,3 miliar (Rp124,51 triliun) ini termasuk 76 hotel milik gurp Wanda dan kesepakatannya akan rampung akhir Juli 2017.
Perubahan ini datang setahun yang lalu setelah Wang sesumbar ingin mengalahkan Disney. Dia pun membuat taman bermainnya sendiri.
“ Disney seharusnya tidak datang ke Tiongkok,” kata dia pada Mei 2016, “ prospek finansialnya tidak terlihat bagus untuk saya.”
Taman bermain ini adalah kunci penting Wang untuk merambah dunia hiburan, wisata, dan olah raga. Pada laporan keuangan 2016, grup Wanda menyatakan kesuksesan dua taman bermain di Nachang dan Hefei ini terinspirasi oleh model taman bermain luar negeri.
Meskipun memberikan saham mayoritas untuk taman bermain, grup Wanda tetap menggunakan nama perseroan untuk taman bermain itu. Perusahaan ini juga tetap menjadi operatornya.
Wang mengatakan penjualan saham ini bisa membantu neraca berjalan grup Wanda. Neraca perusahaan terbebani utang akibat ekspansi besar-besaran.
“ Rasio utang grup perusahaan akan turun drastis,” ucap dia optimistis.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
