Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pasien Covid-19 Lansia Meninggal Tergeletak Di Rumah Sakit (World Of Buzz)
Dream - Sebuah video viral memperlihatkan peristiwa memilukan di Malaysia. Seorang pria lanjut usia tertangkap kamera meninggal dan tergeletak di lantai sebuah rumah sakit.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi di sebuah rumah sakit di Kedah, di tengah lonjakan tinggi kasus Covid-19 Malaysia. Video itu menjadi viral dan mendapatkan banyak sorotan dari netizen.
Pasien berumur 74 tahun bernama Ka Ehmbaram itu telah dirawat sejak 26 Agustus 2021. Menurut pengakuan anaknya, Chitra Devi, rumah sakit telah meneleponnya pada Senin, 30 Agustus 2021, sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Pihak rumah sakit mengatakan bahwa ayahnya telah meninggal karena Covid-19. Namun selang berapa waktu, keluarga mendapatkan video yang dikirim teman via WhatsApp.
Video tersebut memperlihatkan lansia yang sedang merangkak, dan berjuang untuk naik tempat tidur. Pria itu tergeletak dengan kantong urin yang menempel di badannya.
Netizen menduga pria tua tersebut tidak dirawat dengan benar oleh petugas medis. Sampai dia meninggal setelah 40 menit berusaha menyelamatkan dirinya sendiri.
Video tersebut menjadi viral, dan keluarga memutuskan menuntut rumah sakit. Sebab pada 29 Agustus, ayah dari Chitra itu masih sehat dan masih sempat meminta dikirimi makanan.
Dugaan keluarga, kelalaian petugas rumah sakit yang menyebabkan Ka Ehmbaram meninggal, bukan karena terinfeksi virus. Keluarga melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib agar segera ditindak.
Namun, Direktur Kesehatan Kedah, Othman Warijo, membantah staf rumah sakit lalai merawat korban sehingga pasien sampai meninggal. Dia menyatakan pihaknya telah mengumpulkan informasi dan menggelar investigasi kasus ini.
Hasil investigasi menyatakan lansia tersebut meninggal akibat Covid-19 kategori 4 atau kritis. Saat itu, kata Othman, pasien tersebut membutuhkan oksigen selama dirawat di bangsal.
Sementera itu, Presiden Tamiral Kural Malaysia, David Marsher, menyatakan akan terus memantau kasus ini. Pimpinan organisasi komunitas Tamil di Malaysia itu juga siap memberikan bantuan membantu keluarga korban sesuai dengan hukum yang berlaku, dikutip dari World of Buzz.
Laporan : Delfina Rahmadhani
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam