Misteri Bayi yang Dibakar di Jatinegara Terungkap

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 4 Maret 2015 17:44
Misteri Bayi yang Dibakar di Jatinegara Terungkap
Penemuan bayi dalam kondisi terbakar dekat lokasi tumpukan sampah sempat membuat geger warga Ibu Kota.

Dream - Setelah dua hari melakukan penyelidikan, petugas Polsek Metro Jatinegara berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi dalam kondisi terbakar di bawah Underpass Tol Wiyoto Wiyono di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin malam 2 Maret 2015.

Pelakunya adalah pasangan suami istri berinisial ST, 46 tahun dan R, 35 tahun. Berdasarkan informasi dari masyarakat, petugas berhasil mengungkap dan menangkap keduanya di kawasan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu 4 Maret 2015.

Kepada polisi, ST dan R menjelaskan kronologis kejadian. Bermula pada Jumat pagi 27 Februari. R yang diketahui tengah hamil besar tiba-tiba melahirkan di dekat sebuah tumpukan sampah yang biasanya dijadikan tempat tinggal oleh pasangan ini.

Pasangan suami istri ini tidak mempunyai pekerjaan tetap. ST bekerja sebagai pemulung dan sesekali menjual buah keliling, sementara istrinya, R, adalah ibu rumah tangga.

" Bayi itu tiba-tiba dilahirkan begitu saja, dan jatuh ke bawah (tanah)," kata Kapolsek Metro Jatinegara, Kompol Dasril mengutip keterangan tersangka dilansir humaspoldametrojaya.blogspot.com, hari ini.

Kapolsek melanjutkan, R yang mengetahui anaknya lahir dalam kondisi meninggal kemudian menaruhnya dalam kardus. Ia kemudian membawa kardus itu ke tumpukan sampah.

" Setelah itu, R pergi mencari suaminya. Kita juga heran dia itu kuat. Setelah melahirkan, dia mengaku jalan mencari suaminya," ujar Kapolsek.

Beberapa hari kemudian, pasangan yang tidak punya tempat tinggal tetap ini akhirnya kembali ke lokasi tumpukan sampah, Minggu 1 Maret, sekira pukul 19:00 WIB. Tujuannya untuk beristirahat malam di dekat lokasi sampah itu.

Ketika hendak istirahat, ST mengambil korek api dan membakar tumpukan sampah tersebut. " Dia maksudnya bakar sampah supaya tidak ada nyamuk. Ketika itu, bayi yang diletakkan dalam kardus sudah tidak terlihat di tumpukan sampah. Jadi, dia bakar saja sampah yang ada di situ," ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, bayi yang sudah meninggal ketika dilahirkan sebelumnya itu akhirnya ikut terbakar.

Pada Senin malam kemarin, seorang bocah, Zidan, 14 tahun, yang pulang bermain dengan temannya, melintas di jalan itu.

Zidan mencium bau tak sedap dari lokasi tumpukan sampah. Zidan melaporkan ke petugas sekuriti sebuah pabrik. Setelah dicek dan mendapati bayi manusia terbakar, petugas sekuriti melaporkannya ke kepolisian.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ST dan R kini ditahan di Mapolsek Metro Jatinegara. (Ism) 

Beri Komentar