Mengupas Senjata Mematikan Tatang Koswara, Sniper Handal Dunia

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 4 Maret 2015 16:27
Mengupas Senjata Mematikan Tatang Koswara, Sniper Handal Dunia
Senapan itu memiliki julukan 'The Rifleman's Rifle'.

Dream - Kehebatan Tatang Koswara sebagai penembak jitu diakui Dunia. Ia bahkan berada diperingkat ke-14 sniper hebat dunia versi buku 'Sniper Training, Techniques and Weapon' yang ditulis Peter Brookersmith (2000).

Tentara yang memiliki sandi 'Siluman 3' tersohor saat ditugaskan dalam sebuah operasi di Timor Timur pada 1977-1978.

Di bekas provinsi Indonesia itu, 49 orang Fretilin menjadi korban tembakan jitu Tatang. Kala itu Tatang hanya berbekal 50 butir, satu peluru untuk satu nyawa.

Sedangkan satu peluru disisakan buat dirinya. Bila tertangkap, Tatang akan menembak dirinya sendiri dibanding jatuh ke tangan lawan.

Saat itu, Tatang bertempur menggunakan senapan Winchester model 70. Senapan yang diproduksi 1936 di New Haven, Connecticut, Amerika Serikat, dikenal mematikan.

Menurut data Wikipedia dan Winchesterguns.com, senapan yang dijuluki 'The Rifleman's Rifle' mengadopsi sistem bolt action, memakai kokang dioperasikan secara manual.

Kehebatan Winchester 70 dikenal ketika perang Vietnam meletus, 1966. Serdadu Amerika menggunakannya untuk melawan kehebatan sniper Vietkong.

Bahkan, saat itu militer Amerika membuka sekolah khusus sniper dan mengganti sniper M1C Garrand dan Springfiels yang biasa dipakainya dengan senapan Winchester 70.

Pada 2006, senapan legendaris ini berhenti diproduksi. Namun selang setahun kemudian, perusahaan Belgia FN Herstal melanjutkan produksinya. (Ism) 

1 dari 3 halaman

Kombatan Menakutkan

Dream - Dengan jumlah musuh yang dibunuh mencapai 2.746, Johnson adalah tentara paling mematikan dalam perang. Selama bertugas di Irak, Johnson telah dikenal sebagai kombatan yang paling banyak membunuh tentara lawan.

Dia diklaim telah membunuh 2.746 tentara lawan selama bertugas di Timur Tengah. 121 di antaranya tewas karena aksi sniping.

Namun ada perdebatan tentang akurasi jumlahnya. Karena beberapa rekannya mengatakan ada tentara lawan yang tewas karena bunuh diri. Tak diragukan lagi, prajurit AS ini telah membunuh sangat banyak musuh. (Ism)

2 dari 3 halaman

Wanita Terbaik

Dream - Selama Perang Dunia II, Uni Soviet sering melibatkan sniper wanita. Banyak yang percaya bahwa wanita lebih baik dalam hal menembak jitu dibanding pria.

Klaudia adalah salah satunya yang bersedia berjuang demi Rusia untuk menghadapi pasukan tentara Axis saat usianya masih 17 tahun. Dari seluruh 2.000 sniper wanita Rusia, Klaudia adalah yang terbaik.

Begitu terjun dalam perang, teman baiknya, Marusia Chikhvintseva, dibunuh oleh sniper Jerman. Inilah yang konon mendorong Klaudia menjadi pembunuh mematikan.

Dia dilaporkan telah membunuh 257 tentara Axis. Sebagai perbandingan, sniper terbaik AS, Chris Kyle, diklaim membunuh 225 musuh. (Ism)

3 dari 3 halaman

Carlos `Gunny`

Dream - Dikenal sebagai " Gunny" dalam kesatuannya, Sersan Carlos Hathcock II Norman dikonfirmasi telah membunuh lebih dari sembilan puluh tentara musuh selama Perang Vietnam. Sebagai seorang sniper atau penembak jitu, ia sangat terampil dalam mengantisipasi gerakan musuh.

Meskipun telah dikonfirmasi membunuh 93 musuh, jumlah sebenarnya kemungkinan besar jauh lebih tinggi. Banyak yang percaya jumlah tersebut lebih dari 300.

Konon, Gunny menembak korban pertamanya, tanpa benar-benar pernah melihatnya lebih dahulu. Ia malah melihat kilatan cahaya di pohon-pohon dan menembak apa yang dia pikir adalah seorang tentara musuh. Tembakan terkenal ini telah diadaptasikan dalam film seperti The Sniper dan Saving Private Ryan. (Ism)

Beri Komentar