Misteri Keangkeran Segitiga Bermuda Terkuak?

Reporter : Eko Huda S
Senin, 14 Maret 2016 11:47
Misteri Keangkeran Segitiga Bermuda Terkuak?
Para ilmuwan yakin misteri yang menyelimuti Segitiga Bermuda itu disebabkan oleh....

Dream - Segitiga Bermuda menjadi salah satu tempat paling misterius di muka bumi. Banyak kapal dan pesawat yang melintas raib tanpa sebab yang diketahui.

Namun, saat ini para ilmuwan yakin sebentar lagi mampu menguak misteri di Segitiga Bermuda itu, setelah mereka menemukan kawah di dasar Laut Barents, di perairan Norwegia.

Laut Barents memang jauh dari Segitiga Bermuda, yang membentang dari Florida, Amerika Serikat; Puerto Rico, hingga kepulauan Bermuda di Atlantik. Tapi kawah atau lubang yang ditemukan di Laut Barents itu juga diyakini menjadi kunci penjelasan misteri di Segitiga Bermuda.

Kawah yang lebarnya sekitar 800 meter dengan kedalaman 45 meter itu diyakini terbentuk karena adanya kebocoran gas metana yang tersimpan di bawah lapisan dasar laut. Daerah Norwegia itu memang dikenal sangat kaya akan gas.

Para ilmuwan yakin gas tersebut bocor dan “ muncul” melalui dasar laut dan kemudian hinga ke permukaan atas lautan. Dan daerah kawah tersebut cenderung berada pada lautan dangkal.

“ Banyak kawah raksasa terdapat di dasar laut area barat Laut Barents, dan mungkin menyebabkan semburan gas yang sangat besar,” kata peneliti dari Universitas Arctic, Norwegia.

Detail penemuan ini akan diumumkan pada pertemuan tahunan European Geosciences Union pada bulan depan. Dalam laporan itu para ilmuwan menganalisa bagaimana gelembung-gelembung pelepasan gas metana itu sangat berbahaya bagi kapal yang melintas.

Analisa ini sama dengan yang pernah dikemukakan oleh peneliti Igor Yelstov dari Institut Trofimuk pada tahun lalu.

“ Ada versi (teori) bahwa Segitiga Bermuda merupakan konsekuensi dari reaksi gas hidrat,” kata Yelstov.

Menurut dia, peristiwa itu terjadi saat metan yang membeku kemudian terurai menjadi es. Reaksi itu menghasilkan gas dalam jumlah yang sangat besar.

“ Yang membuat laut panas dan kapal tenggelam di perairan yang dicampur dengan gas dalam jumlah besar,” ujar Yelstov. (Ism, Sumber: news.com.au)

1 dari 4 halaman

Menguak `Keangkeran` Dasar Laut Segitiga Bermuda

Dream - Selama ini, Bermuda dikenal dengan wilayah laut angker. Kejadian-kejadian misterius sering terjadi pada daerah yang dikenal dengan sebutan Segitiga Bermuda. Kisah-kisah hilangnya kapal yang tidak bisa dijelaskan dengan akal merebak dari sini.

Memang banyak kapal yang tenggelam di kawasan Segituga Bermuda itu. Sehingga tak mengherankan lagi jika di dasar laut Bermuda menjadi rumah terbesar di dunia bagi bangkai-bangkai kapal. Dengan lebih dari 300 bangkai kapal yang teridentifikasi, tempat itu menjadi semacam kapsul waktu yang bisa membawa kita ke era ratusan tahun silam.

Banyaknya kapal yang tenggelam di perairan yang terletak di Samudera Atlantik ini bisa dijelaskan secara logis. Arus teluk yang terjadi di wilayah ini telah menyeret kapal-kapal yang lewat ke daerah berkarang, yang dangkal. Sehingga, banyak kapal karam di sini setelah menabrak karang-karang itu.

© news.com.au

Kondisi di dalam bangkai kapal di bawah Bermuda

Di tengah berbagai mitos mistis itu, kawasan Bermuda ternyata menjadi tujuan menarik bagi para wisatawan yang gemar menyelam. Para pelancong bisa menyelam dan berenang di sela-sela lambung kapal karam yang sebagian masih utuh. Inilah `museum alami di bawah laut` tang sangat indah.

Salah satu lokasi penyelaman yang terkenal di kawasan ini adalah lokasi karamnya Colon Cristobal, yang menjadi bangkai kapal terbesar di Bermuda. Bangkai itu merupakan sisa-sisa kapal mewah Spanyol. Panjang kapal itu 152 meter yang dibuat pada 1923. Kapal ini menjadi yang tercepat di eranya.

© news.com.au

Jangkar kapal yang tenggelam di Bermuda

Kapal mewah itu kandas pada 1936 setelah menerjang karang saat melakukan pelayaran antara New York dan Amerika Tengah. . Saat ini, bangkai kapal itu tidur 16 meter di bawah permukaan laut dengan puing-puing yang berserak di wilayah dasar laut seluas sembilan ribu meter persegi.

Ada pula kapal frigate Prancis dengan 60 meriam. L'Herminie nama kapal perang itu. Tenggelam pada tahun 1863. Tenggelamnya kapal ini menjadi peristiwa paling dramatis di Bermuda. Sebab, dengan tiga kapal kayu kecil, para awaknya kembali ke Prancis. Bangkai kapal perang itu saat ini terbaring sepuluh meter di bawah permukaan air.

© news.com.au

Salah satu kapal di dasar Bermuda

Dan salah satu bangkai kapal paling bersejarah adalah Mary Celestia. Kapal uang yang `memiliki roda` pada bagian lambungnya. Kapal itu tenggelam ketika disewa dalam perang sipil Amerika. Kala itu, kapal ini digunakan untuk menyelundupkan senjata, amunisi, dan suplai makanan untuk tentara kelompok selatan. Kapal ini digunakan untuk mengatasi blokade di darat.

Kapal sepanjang 68 meter tersebut tenggelam pada 1838, setelah menghantam karang di dekat pantai selatan. Para penyelam bisa menemukan kapal unik bersejarah ini pada kedalaman 16 meter di bawah permukaan air. Para penyelam bisa melihat roda kapal, mesin uap, serta jangkar yang masih tersisa.

Ratusan bangkai kapal memang tetap utuh, meskipun cuaca buruk kerap terjadi di kawasan Bermuda. Benda-benda bersejarah itu bisa tetap utuh hingga kini karena pelestarian laut yang ketat dan saat ini banyak penggemar diving yang melancong ke sini. Menemukan keindahan `museum` bawah laut di tengah kesan angkernya! (Sumber: news.com.au)[crosslink_1] (Ism)

2 dari 4 halaman

Pria Ini Menantang Maut di Segitiga Bermuda Demi Anak-anak

Dream - Pelari marathon, Reza Baluchi, melakukan perjalanan laut berbahaya melintasi Segitiga Bermuda, kawasan laut yang terkenal karena keangkerannya. Perjalanan ini ditujukan untuk menggalang dana bagi Plant Unity, sebuah organisasi sosial yang dia dirikan untuk menyediakan kebutuhan dasar dan pendidikan anak-anak.

Dikutip Dream dari Miami Herald, pria berusia 42 tahun ini berangkat pada 30 September 2014. Dia akan menempuh jarak sekitar 1.662 kilometer dari Miami, Segitiga Bermuda, hingga Peurto Rico, menggunakan balon apung.

" Semua orang ingin tahu bagaimana Reza Baluchi akan berhasil dalam perjalanan melalui Segitiga Bermuda," demikian pernyataan dari laman Reza Baluchi.

Segala kebutuhan hidup dia bawa dalam kapsul itu, mulai makanan hingga air kemasan. Tak hanya itu, Reza juga melengkapi diri dengan telepon satelit dan GPS. Semua dipersiapkan untuk keselamatan.

Namun sayang. Reza ternyata gagal menyelesaikan misi itu. Saat berada pada jarak 128 kilometer dari Pantai St Augustine, Florida, dia tampak mengalami kesulitan. Kapsul yang dia tumpangi terombang-ambing oleh ombak lautan.

Penjaga pantai melihat kesulitan yang dialami oleh Reza, pada Rabu 1 Oktober. Sehingga mengontak pria asal Iran itu untuk memberikan bantuan. Akhirnya pada Kamis 2 Oktober petugas penjaga pantai menelepon Reza dan mengatakan akan membawanya kembali ke daratan.

© Daily Mail

Penjaga pantai khawatir persediaan logistik yang dibawa Reza tak cukup untuk menyelesaikan misi mengarungi Segitiga Bermuda itu. Apalagi, tak ada kemajuan dari pergerakan kapsul yang ditumpangi. Bola apung itu tak melaju dan hanya terombang-ambing saja.

" Saya telah dua tahun berlatih untuk ini," kata Reza menjawab panggilan petugas pantai. Namun begitu, dia tak bisa berbuat apa-apa. " Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya akan terus melanjutkan," tambah dia. Namun petugas mengingatkan cuaca tengah buruk.

Reza terus berusaha mengarahkan bola apungnya sesuai dengan jalur semestinya. Namun dia terlihat kelelahan. Hingga akirnya pada Sabtu 4 Oktober para petugas pantai menjemputnya. Bukan karena cedera, tapi Reza terlihat kepayahan dan mengalami disorientasi.

Meski gagal, Reza bertekad mengulang misi ini beberapa bulan ke depan. Semua dia lakukan untuk menggalang dana buat anak-anak. " Reza akan kembali pergi mengelilingi Segitiga Bermuda beberapa bulan yang akan datang," demikian pernyataan Reza.

Reza meupakan atlet kelahiran Iran. Dia melarikan diri dari tanah air karena mendapat kekerasan rezim pemerintah. Dia melintasi 55 negara, hingga akhirnya masuk ke Amerika Serikat melalui Meksiko dan mendapat suaka pada 2002.

Ada 2007, Reza berlari mengelilingi Amerika Serikat untuk menggalang dana bagi Rumah Sakit Anak Denver. Dan dua tahun berselang, dia berlari dari Los Angeles menuju New York. Pada 2010, dia berlari sejauh 135 mile dari Death Valley hingga Pebunungan Whitney di California. (Ism)

3 dari 4 halaman

Segitiga Bermuda Bergeser ke Asia Tenggara?

Dream - Kecelakaan AirAsia QZ8501 di penghujung 2014, bisa dibilang sebagai tahun terburuk bagi industri penerbangan dunia. Terutama untuk Malaysia.

Awal 2014, dunia tertegun ketika Malaysia Airlines MH370 menghilang pada 8 Maret 2014, yang merenggut nyawa 239 penumpang di dalamnya.

Hingga saat ini, dunia tidak memiliki petunjuk tentang hal itu. Pencarian masih terus berlangsung untuk MH370.

Beberapa bulan setelahnya, pesawat Malaysia Airlines lainnya, Boeing 777 MH17 ditembak jatuh di atas udara Ukraina pada 17 Juli 2014. Semua 283 penumpang dan 15 kru pesawat tewas.

Saat 2014 hampir berakhir, tragedi lain terjadi dan pesawat AirAsia QZ8501 dengan 155 penumpang dan 7 kru-nya jatuh. Kecelakaan QZ8501 adalah insiden kedua dalam satu tahun bagi maskapai penerbangan Malaysia.

Segera setelah MH370 raib, banyak teori yang dikemukakan di balik hilangnya penerbangan termasuk faktor Segitiga Bermuda.

Segitiga Bermuda di bagian barat Samudera Atlantik Utara telah menjadi misteri bagi dunia. Beberapa pesawat dan kapal dilaporkan telah menghilang secara misterius saat terbang atau melintas Segitiga Bermuda.

Setelah hilangnya MH370, banyak orang mengunggah gambar di media sosial yang menguatkan teori adanya Segitiga Bermuda di Teluk Thailand. Bahkan politisi Malaysia Mohammad Nizar Jamaluddin berkicau di Twitter " Segitiga Bermuda baru terdeteksi di perairan Vietnam, perangkat canggih tidak berguna" .

MH370 telah menghilang dari radar saat di atas Laut Cina Selatan. Sementara AirAsia QZ8051 ditemukan jatuh di Laut Jawa.

Apakah Segitiga Bermuda bergeser ke lautan Asia Tenggara? Kita tidak tahu, tapi hilangnya pesawat secara misterius dari radar mengarah ke spekulasi tersebut.

(Ism, Sumber: india.com)

4 dari 4 halaman

Hilang 90 Tahun di Segitiga Bermuda, Kapal Ini Muncul Kembali

Dream - Sebuah kapal yang diduga hilang di Segitiga Bermuda, tiba-tiba muncul kembali secara misterius 90 tahun kemudian.

Banyak yang meragukan keaslian berita ini tapi satu hal pasti setelah lenyap di Segitiga Bermuda selama 90 tahun, kapal itu muncul kembali tanpa membawa satu pun awak kapal!

Meski terdengar seperti kisah petualangan, namun kejadian itu kabarnya benar-benar terjadi.

Seperti diketahui, setiap kapal atau pesawat terbang melintas Segitiga Bermuda, akan berakhir dengan misteri. Kapal dan pesawat terbang tersebut seolah-olah hilang tanpa jejak.

Banyak yang menduga ini karena ada tarikan gravitasi yang sangat tidak stabil di atas Segitiga Bermuda.

Nah, salah satu kapal yang lenyap di Segitiga Bermuda kemudian muncul kembali 90 tahun kemudian adalah SS Cotopaxi. Kapal ini dilaporkan hilang dekat Segitiga Bermuda pada tanggal 1 Desember 1925.

Diyakini Cotopaxi hilang karena tertelan wormhole atau lubang tanpa dasar yang dipercaya ada di Segitiga Bermuda.

Cotopaxi ditemukan oleh penjaga pantai Kuba saat mereka melihatnya pertama kali pada 16 Mei tahun lalu. Kapal itu tiba-tiba muncul di dekat zona militer.

Setelah gagal melakukan kontak dengan Cotopaxi, penjaga pantai Kuba yakin kapal itu sudah tidak berawak alias menjadi kapal hantu.

Mereka kemudian mengirim tiga kapal patroli untuk memeriksa lebih lanjut. Setelah menggeledah Cotopaxi, penjaga pantai Kuba menemukan buku harian kapten kapal.

Dari buku harian itulah terungkap bahwa kapal itu memang terkait dengan Clinchfield Navigation Authority, pemilik SS Cotopaxi.

Seorang ahli bernama Rodolfo Salvador Cruz yakin, buku harian itu memang asli dan dia berharap buku kapten kapal itu bisa membantu mengungkap apa yang terjadi selama Cotopaxi hilang 90 tahun.

(Ism, Sumber: Wittyfeed.com)

 

Beri Komentar