Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Timesofindia.indiatimes.com
Dream - Seorang model pria asal Brasil mendadak terjatuh dan meninggal dunia saat mengikuti peragaan busana di Sao Paulo, Sabtu 27 april 2019.
Model 26 tahun bernama Tales Soares itu sedang berjalan di atas catwalk. Dia sedang tampil memperagakan busana dari Ocksa dalam rangkaian acara Sao Paulo Fashion Week (SPFW).
Saat sedang berjalan di atas catwalk, tiba-tiba dia terjatuh dan tak sadarkan diri.
Sesaat setelah terjatuh Soares, sempat mendapat perawatan medis di atas panggung. Namun tuhan berkehendak lain, Soares hembuskan nafas terakhir sesampainya di rumah sakit.
Melansir timesofindia.indiatimes.com, dari rekaman detik-detik sebelum meninggal dunia, Soares terlihat terhuyung-huyung sesaat setelah dia membalikkan badan.
Beberapa langkah dari ujung panggung catwalk, Soares ambruk dan jatuh tertelungkup. Jatuhnya Soares sempat dikira bagian pertunjukan oleh penonton.

Namun suasana berubah hening setelah petugas medis mulai mendekati Soares, mencoba untuk mengembalikan kesadaran model itu.
Dilaporkan surat kabar Brasil Folha Press, Soares dikabarkan terjatuh akibat terjerat tali sepatunya.
Juga dilaporkan bahwa model itu mulai mengeluarkan bisa dari mulutnya, sesaat setelah jatuh.
Sementara akun SPFW di Instagram mengunggah foto model itu dengan menyertakan pesan belasungkawa.
Namun pernyataan yang disampaikan tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai penyebab kematian model itu.
(ism, sumber: timesofindia.indiatimes.com)
Dream - Nasib tragis dialami model muda, Vlada Dzyuba. Gadis cantik berusia 14 tahun itu kolaps sebelum berjalan di atas catwalk. Dia koma dan akhirnya meninggal dunia setelah dua hari dirawat di rumah sakit.
Vlada merupakan model asal Rusia. Dia meneken kontrak dan baru tiga bulan bekerja sebagai model di China. Meski usianya masih sangat belia, tak ada sanak saudara yang mendampinginya, termasuk sang ibu.
Menurut laman Mirror.co.uk, sebagaimana dikutip Dream pada Minggu 29 Oktober 2017, Vlada ikut serta dalam peragaan busana yang berlangsung 13 jam. Dalam ajang itulah dia jatuh pingsan sebelum berjalan di atas catwalk.

Setelah jatuh pingsan, Vlada segera dibawa ke rumah sakit. Gadis asal Perm, Ural, itu mengalami koma dan tak pernah sadar hingga meninggal dunia dua hari setelah terjatuh itu.
Menurut laman Siberian Times, sebelum kolaps, Vlada tengah menunggu giliran untuk naik runway. Namun mendadak suhu tubuhnya meningkat secara drastis.
Beberapa menit setelah itu, Vlada terjatuh dan tak sadarkan diri. Dia segera dibawa ke rumah sakit. Namun dua hari setelah itu, tepatnya hari Jumat, dia menghembuskan nafas terakhir.
Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter menyimpulkan Vlada mengidap meningitisyang dipicu oleh kelelahan yang akut.
Pemerinta Rusia meminta China menjelaskan tragedi meninggalnya Vlada. Sebab, diduga terdapat unsur perbudakan atas kontrak model belia yang tampil dalam ajang Shanghai Fashion Week itu.

Kepala agensi modeling Perm, Elvira Zaitseva, mengatakan tak ada yang mengharapkan kejadian ini. Dia mengaku tidak secara pribadi memeriksa kontrak dan asuransi Vlada.
" Kita sekarang menuai apa yang telah kita tabur," kata Elvira.
Manajer Vlada, Dmitry Smirnov, yang menegosiasikan kontraknys di China, belum berkomentar mengenai kematian modelnya itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya