Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Gambar Ilustrasi/freepik
Dream – Tikus menjadi musuh petani. Binatang pengerat ini sering kali menjadi biang kerok gagal panen. Mereka mamakan segala tanaman, mulai padi, jagung, hingga kedelai.
Tidak mudah membasmi hama tikus ini. Sebab, mereka bisa berkembang biak dengan cepat. Dalam satu petak lahan bisa terdapat puluhan, bahkan ratusan ekor tikus.
Seperti terlihat dalam video yang diunggah akun @arenafakta, segerombolan tikus di sawah seolah berparade sampai membuat bulu kuduk siapapun yang melihat jadi meremang.
Video itu diambil oleh seorang pria yang lewat di jalan pada malam hari. Jalanan itu melewati persawahan warga yang dipenuhi oleh tikus.

Dalam video itu terlihat ratusan tikus berlari melintasi jalan ke arah yang sama. Sekawanan tikus itu seperti beramai-ramai berpindah dari suatu tempat ke tempat yang lainnya.
Sekilas, tikus-tikus yang kompak berlari sangat kencang itu bagai dikejar sesuatu. Dalam keterangan disebutkan bahwa peristiwa tikus bermigrasi di malam hari itu terjadi di jalan persawahan Dukuh Kedung Gampeng, Sidorejo, Kedungtuban, Blora.
Meksipun tidak diketahui penyebab tikus-tikus berpindah tempat, beberapa sumber menyebut beberapa sebab tikus maupun hewan lainnya bermigrasi.

Misalnya saja habisnya sumber daya makanan untuk bertahan hidup dan adanya predator yang bisa mengancam kehidupan hewan tersebut. Di sawah, salah satu predator tikus adalah ular.
Detik-detik tikus berhamburan di persawahan ini kemudian viral di media sosial dan menuai berbagai tanggapan netizen di kolom komentarnya.
“ Ini yang dateng pasti MP. Ambarita ini,” tulis akun @erry1605.
“ Siap2 wabah pes kalau ga ditangani...harus ada musuh alami kek burung hantu, kucing, ular yg disebar.. atau pmbntai an massal tikus,” tulis akun @bang_el_37.
“ Ular di buru,,burung hantu di buru,, tikus gak di buru,, akhirnya membludak 😢😢,” tulis akun @wali_sukma_abadi.
“ Klw daerahku turun sawah itu harus serempak,biar ga banyak tikus gini,klw adapun tikuspun sdh bagi2 gitu 🤣,” tulis akun @59yuliah.
“ Akibat ular sawah di buru terus ya gini nih tikus jadi banyak,” tulis akun @mradi094.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam