Dream - Dua insiden yang menyelimuti pelaksanaan ibadah haji tahun 1436 Hijriah memunculkan ketidakpercayaan terhadap Kerajaan Arab Saudi. Beberapa negara bahkan menyatakan haji sebaiknya dikelola oleh lembaga yang beranggotakan negara-negara Islam.
Menanggapi kabar tersebut, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menilai langkah itu terlalu dini.
Dia juga berpendapat belum tentu pelaksanaan haji bisa lebih baik jika dikelola oleh sebuah organisasi internasional.
" Kalau dikelola berbagai negara malah jadi masalah, nanti siapa yang bertanggung jawab," ujar Ma'ruf di Kantor MUI, Jakarta, Selasa, 29 September 2015.
Menurut dia, pengelolaan haji oleh Arab Saudi sudah tepat dan pertanggungjawabannya jelas. Baginya, pengelolaan haji sudah sepatutnya diserahkan kepada otoritas Kerajaan Arab Saudi.
Dia beralasan, Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah kemudian menyediakan fasilitas dan melakukan evaluasi. Adapun negara-negara yang mengirimkan warganya untuk berhaji tinggal melakukan pendampingan dan penjagaan.
" Saya menyarankan agar masing-masing negara untuk menjaga jemaahnya," kata dia. (Ism)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya