Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jalan Dewi Sartika Berubah Nama Dengan Jalan Dewi Persik Di Google Maps. (Foto: Google Maps)
Dream – Belakangan ini, nama Jalan Dewi Sartika di Bekasi, Jawa Barat menjadi perbincangan publik. Masalahnya, nama jalan ini berganti nama dengan nama Jalan Dewi Persik, seperit nama artis biduan dangdut Tanah Air.
Dilansir dari Merdeka.com, Senin 7 Agustus 2017, pada Minggu 12.50 WIB, di aplikasi Google Maps, Jalan Dewi Sartika yang menghubungkan Jalan Hasibuan dengan Jalan Juanda, Bekasi Timur, berubah nama menjadi Jalan Dewi Persik. Hingga kini, Jalan Dewi Persik masih tertera di Google Maps.
Akibat perubahan nama itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bekasi melayangkan surat kepada Google. Mereka meminta konfirmasi perubahan nama Jalan Dewi Sartika. Pemerintah Kota Bekasi menduga perubahan nama ini dilakukan karena ulah peretas yang iseng.
" Hari ini kami melayangkan surat resmi kepada Google perihal perubahan nama ini. Kami ingin tahu alasannya apa sebab penamaan jalan di Kota Bekasi tidak bisa seenaknya diubah,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bekasi, Titi Masrifahati.
Titi mengatakan, mereka mendapatkan laporannya pada Sabtu 5 Agustus 2017. Hari ini mereka telah mengkontak Google untuk mendapatkan klarifikasi.
“ Namun belum direspons,” kata dia.
Titi mengatakan perubahan nama tersebut akibat hacker, tetapi motifnya belum diketahui. Dia mengatakan Google selama ini menerapkan sistem open source yang memungkinkan publik memberikan masukan atas konten layanan yang tersedia.
“ Tapi, kan, untuk mengubah yang sudah ada, perlu konfirmasi dan persetujuan pihak terkait. Jangan seenaknya saja,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya