Kamis, 15 Oktober 2026 Cari

Sesumbar Aman dari Corona Saat ke Bar, Pulangnya Remaja Ini Terpapar Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 2 Juli 2020 10:00
Sesumbar Aman dari Corona Saat ke Bar, Pulangnya Remaja Ini Terpapar Covid-19
Lauren membagikan sebuah potongan video dimana ia mengungkapkan dirinya telah terpapar COVID-19.

Dream - Seorang remaja dan teman-temannya dinyatakan positif terpapar virus corona tidak lama setelah dia mengunggah video TikTok saat pergi ke sebuah bar untuk berpesta.

Lauren Bouskila dan dua temannya dinyatakan positif terkena Covid-19 setelah berpesta di Gainesville, Florida, AS.

Dalam unggahan video di TikTok Lauren, ketiganya terlihat pergi ke bar tanpa menggunakan masker. Mereka asyik menikmati menu di tempat tersebut di dalam ruangan yang penuh pengunjung.

Dalam unggahannya tersebut, Lauren sempat menulis sebuah narasi. " Gainesville nyaris tidak memiliki kasus. Kamis akan baik-baik saja."

" Pihak bar melakukan protokol kesehatan," tulis Lauren dalam unggahan TikTok-nya.

1 dari 3 halaman

Beberapa hari setelah video itu diunggah, Lauren membagikan sebuah rekaman yang menyatakan dirinya positif telah terpapar Covid-19.

Saat pulang ke rumah setelah pergi ke bar tersebut, Lauren dan kedua teman sekamarnya merasakan gejala virus corona seperti demam, keringat berlebih dan memiliki masalah perut.

" Aku benar-benar sakit," tulis Lauren dalam unggahan video TikTok-nya.

Lauren

Dalam sehari, video TikTok tersebu telah ditonton lebih dari satu juta kali sebelum Lauren memutuskan untuk menghapusnya.

2 dari 3 halaman

Gubernur Florida, Ron DeSantis, menyalahkan kalangan muda atas lonjakan tinggi kasus Covid-19 di Florida. Ia juga mengklaim bahwa para remaja tidak bisa mengikuti aturan dan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah setempat.

" Mereka selalu melakukan apa yang mereka mau," katanya pada sebuah konferensi pers.

Ia melanjutkan, " Jika anda lihat, sejauh ini, kelompok yang terpapar Covid-19 berusia 25-34 tahun."

Florida telah mencatat lebih dari 146.000 kasus virus corona dan setidaknya 3.447 kematian, menurut angka terbaru dari Universitas Johns Hopkins.

3 dari 3 halaman

Selama akhir pekan, Universitas John Hopkins mengkonfirmasi kasus virus corona di seluruh dunia telah melewati tonggak sejarah mencapai angka 10 juta.

AS sejauh ini menjadi negara yang paling terpukul, dengan menjadi negara nomor satu pasien virus corona terbanyak di dunia.

Beberapa negara yang sebelumnya melonggarkan kebijakan lockdown, saat ini negara-negara tersebut memberlakukannya lagi untuk mencegah terjadinya gelombang kedua infeksi.

Meskipun terjadi kekacauan, Presiden Donald Trump masih tetap menyepelekan pandemi dan bersikeras negara itu akan kembali normal.

(Sah, Sumber: Dailystar.co.uk)

 

Beri Komentar