Nekat, Aksi Pria Perancis di Bibir Kawah Gunung Agung

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 10 Oktober 2017 11:02
Nekat, Aksi Pria Perancis di Bibir Kawah Gunung Agung
Pria ini ingin menunjukkan kondisi terkini Gunung Agung agar orang-orang tidak lagi khawatir.

Dream - Status Gunung Agung saat ini masih ditetapkan Awas. Masyarakat yang tinggal di radius 12 kilometer dari kawah Gunung Agung diharuskan meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi sementara waktu.

Tetapi, seorang warga negara Perancis malah membuat heboh. Pria yang diketahui bernama Karl Kaddouri naik ke bibir kawah dan mengambil foto serta video tentang kondisi kawah Gunung Agung.

Dia mengunggah foto dan video tersebut di akun Facebooknya pada Jumat lalu. Karl juga menyertakan keterangan tentang foto dan video tersebut.

" Minggu lalu ada 100 gempa, 500 dalam beberapa terakhir," tulis Karl, diakses Dream pada Selasa, 9 Oktober 2017.

Jejak Erupsi Gunung Agung di Masa Lampau© MEN

Karl menulis, sejak Gunung Agung ditetapkan dalam status Awas, situasi menjadi tidak menguntungkan. Banyak orang dievakuasi dan para turis memilih pergi dan tidak lagi berkunjung ke Gunung Agung.

1 dari 2 halaman

Ingin Orang-orang Tak Khawatir

Sejak diunggah pada Jumat pekan lalu, video dan foto Karl telah disebarkan sebanyak 2.670 kali. Unggahan tersebut pun memicu perdebatan di kalangan warganet.

" Tolong hargai peraturan yang sudah ditetapkan oleh badan yang berwenang pemerintah kami. Karena mereka bertanggungjawab terhadap keamanan dan keselamatan warganya. Termasuk anda.

Sekalipun mungkin maksud anda baik. Anda tidak sedang dalam kapasitas yang tepat untuk naik ke puncak seperti itu. Kecuali anda sudah mendapatkan ijin.

Nantinya akan menjadi contoh buruk diikuti oleh yang lain. Saya merasa dimana kita berada kita harus bisa menghargai peraturan yang sudah ditetapkan di wilayah setempat," tulis pemilik akun Darmawan Boga.

" Saya bisa lihat kamu cinta Bali tapi yang kamu lakukan melanggar hukum. Banyak orang tidak datang ke Bali bukan karena dampak langsung erupsi tapi karena kondisi yang tidak pasti, contohnya: bandara tutup. Saya kira ini normal jika kami tidak ingin bepergian ke tempat tertentu yang tidak stabil," tulis pemilik akun Iwan Wibisono.

2 dari 2 halaman

Ini Videonya

Beri Komentar