Balon Misterius di Tengah Laut, Saat Didekati...

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 2 Agustus 2016 11:03
Balon Misterius di Tengah Laut, Saat Didekati...
Setelah diteliti lebih dekat, mereka menyadari bahwa benda tersebut adalah...

Dream - Nelayan Australia yang memancing di Laut Bunbury, di selatan Perth sangat terkejut ketika menemukan sebuah benda seperti balon raksasa yang mengambang di lautan.

Mengutip laporan The West Australia, benda itu ditemukan oleh Mark Watkins dan ayahnya, yang pada awalnya mengira benda itu adalah balon udara yang jatuh di laut.

Namun demikian, setelah diteliti lebih dekat, mereka menyadari bahwa benda tersebut adalah bangkai seekor paus yang sudah mulai menggembung.

" Perutnya sudah dipenuhi gas sehingga menggembung dengan begitu besar sekali.

" Ketika kami mendekatinya, kami menyadari bahwa benda itu adalah bangkai paus karena baunya," kata Watkins.

Berdasarkan kebiasaannya kawanan ikan paus akan melintasi lautan tenggara Australia untuk melakukan migrasi, yang dimulai dari bulan Juni sampai Agustus setiap tahun.

(Ism, Sumber: hmetro.com.my)

1 dari 3 halaman

'Lubang Naga' Misterius Ditemukan di Laut China Selatan

Dream - Para peneliti Tiongkok menemukan lubang raksasa di wilayah Laut China Selatan. Mereka yakin lubang ini sebagai sinkhole terdalam yang pernah ditemukan di dunia.

Penemuan sinkhole bawah air –yang juga disebut sebagai blue holes– ini diumumkan pada Jumat pekan lalu. para peneliti Tiongkok menyebut sinkhole ini sebagai “ Lubang Naga” tersebut.

Dikutip Dream dari Daily Mail, Selasa 26 Juli 2016, lubang di dasar laut itu memiliki kedalaman 300,89 meter. diklaim sebagai sinkhole terdalam di muka Bumi.

Sebelumnya, sinkhole terdalam yang pernah ditemukan adalah Dean's Blue Hole di Bahama, dengan kedalaman 202 meter. Kini, kedalaman sinkhole itu kalah dengan “ Lubang Naga”.

s© daily mail

Sinkhole bawah Laut China Selatan itu terletak pada 16.31 derajat lintang utara dan 111.46 Bujur Timur. Lokasi itu berada di Pulau Paracel, wilayah yang disengketakan antara China dan Vietnam.

2 dari 3 halaman

Misteri Makhluk di Dalamnya

Dream - Penemuan ini bermula saat ilmuwan China melakukan penelitian lapangan pada Agustus 2015 hingga Juni 2016.

Dengan bantuan peralatan, termasuk pemindai sonar, pengukur kedalaman laut, robot bawah air, dan kamera bawah air, para peneliti negeri Tirai Bambu itu akhirnya memastikan adanya blue hole ini.

Para peneliti itu juga memastikan bahwa “ mulut” sinkhole ini memiliki lebar 130 meter dan 36 meter pada bagian dasar. Para peneliti Tiongkok juga menemukan 20 spesies laut di dalamnya.

3 dari 3 halaman

Lubang-lubang Misterius Terus Muncul di Dekat Kutub Utara

Dream - Sejumlah lubang atau kawah misterius terus bermunculan di daerah Siberia, Rusia. Padahal, para ilmuwan belum bisa menjelaskan secara pasti terbentuknya kawah misterius yang muncul di kawasan Semenanjung Yamal, yang muncul beberapa waktu lalu.

Seperti dikutip Dream dari laman Daily Mail, Rabu 30 Juli 2014, kawah ke dua ditemukan di Distrik Taz, Yamal, dengan diameter sekitar 15 meter. Dalamnya diperkirakan 60 meter hingga 100 meter.

Sementara kawah ke tga ditemukan di Semenanjung Taymyr, tepatnya di kawasan Kransoyark, dengan diameter sekitar empat meter. Menurut penduduk lokal, lubang tersebut terbentuk 27 September 2013.

Kedua kawah terakhir ditemukan oleh para penggembala rusa yag hampir terjerembab ke lubang raksasa itu. Sementara, kawah pertama yang telah membetot perhatian dunia terletak sekitar 32 kilometer dari pabrik eksplorasi gas di Bovanenkov.

Lubang Naga Misterius Ditemukan di Laut China Selatan© Daily Mail

Sumber: Daily Mail

Dua lubang yang ditemukan belakangan memang ukurannya lebih kecil. Namun, bentuk ke tiga lubang misterius ini relatif sama. Dengan kemunculan dua lubang ini, tantangan bagi ilmuwan Rusia untuk memecahkan teka-teki terbentuknya kawah-kawah misterius ini semakin bertambah.

Sebelumnya, sejumlah terori mengemuka untuk menjelaskan kawah-kawah raksasa yang misterius ini. Mulai tumbukan meteorit ke bumi, keberadaan alien, hunjaman rudal, buatan manusia, hingga ledakan gas metan atau gas di dalam bumi.

Namun, banyak ilmuwan yang meyakini terbentuknya kawah raksasa ini akibat memuainya gas di dalam labisan es di bawah tanah karena perubahan suhu, atau lebih tepatnya karena pemanasan global. Namun, belum ada kesimpulan yang pasti.

Semenanjung Yamal atau yang dalam bahasa bahasa lokal berarti 'ujung bumi' memang kaya akan gas alam. Daerah di ujung utara Rusia ini menjadi tambang utama gas alam bagi negeri Beruang Merah itu.

Beri Komentar