Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hydroxychloroquine (Shutterstock.com)
Dream - Banyak negara yang berlomba-lomba membuat vaksin untuk menyembuhkan Covid-19. Salah satu negara yang berupaya mengembangkan vaksin Covid-19, yaitu Amerika Serikat.
Diketahui sebelumnya, Presiden Donald Trump telah menginstruksikan produksi vaksin menggunakan Hydroxychloroquine. Ternyata obat yang digembor-gemborkan orang nomor satu AS itu tidak benar-benar bekerja dan malah menyebabkan masalah jantung.
Dikutip dari CNN, sebuah studi terbaru di Jurnal American Medival Association yang diterbitkan New England Journal of Medicine menyatakan dengan jelas jika obat itu sama sekali tidak bisa menyembuhkan penderita corona.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA) serta National Institutes of Health telah mengeluarkan peringatan keras untuk tidak menggunakan obat tersebut untuk pasien corona.
" Paku itu sebenarnya telah dimasukkan ke dalam peti mati hydroxychloroquine," kata William Schaffner, pakar penyakit menular dan penasihat lama Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.
Para peneliti dari Universitas di Albany kerap mengeluarkan hasil studi terbaru tentang hydroxychloroquine.
Dari 1.438 pasien dengan coronavirus yang dirawat di 25 rumah sakit Kota New York berdasarkan penyesuaian statistik, tingkat kematian untuk pasien yang menggunakan hydroxychloroquine serupa dengan mereka yang tidak menggunakan obat.
Malahan, pasien yang menggunakan kombinasi obat lebih dari dua kali kemungkinan bisa menderita serangan jantung yang menyebabkan kematian. Hal tersebut disebabkan efek samping hidroksiklorokuin obat tersebut.
" Yang paling penting bagi saya dari penelitian ini adalah sangat konsisten dengan pedoman FDA dan NIH yang dikeluarkan pada bulan April," kata salah satu penulis senior studi tersebut, David Holtgrave, dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas di Albany.
Menurut David, ketika memutuskan melakukan tindakan medis untuk mengatasi kesehatan di masyarakat seperti Covid-19 atau penyakit lain, sangat penting untuk mengikuti data dan mengikuti ilmu pengetahuan dan memastikan keputusan dibuat pada data kualitas setinggi mungkin.
Trump begitu berambisi dan yakin hydroxycholoroquine bisa dipakai mengobati virus corona. Bahkan sejak Maret 2020, dia sangat rajin mengkampanyekan obat malaria dan lupus itu ke masyarakat dan tidak peduli pendapat para ilmuwan.
Baik hydroxychloroquine dan azithromycin, keduanya secara bersama-sama memiliki peluang nyata untuk menjadi salah satu pengubah game terbesar dalam sejarah kedokteran," tweet Trump pada 21 Maret 2020 lalu.
Trump meyakini obat tersebut ampuh menyembuhkan corona didasari penelitian di Prancis terhadap 20 pasien pada bulan Maret yang menunjukan obat obatan tersebut dapat bekerja melawan virus.
Padahal dunia medis yang menerbitkan penelitian tersebut kemudian mengatakan penelitian itu tak memenuhi standar yang diharapkan.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menggunakan hydroxychloroquine, baik sendiri atau dengan antibiotik, lebih sakit daripada pasien lain dan memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi.
Dream - Pandemi virus corona menciptakan berbagai krisis di berbagai sektor secara global. Apalagi, hingga hari ini vaksin Covid-19 belum juga ditemukan.
Dalam kondisi seperti ini, tindakan yang paling tepat dalam mencegah tertular virus yaitu dengan menjaga kebersihan dan menetapkan physical distancing. Selain itu, berbagai penelitian sudah dilakukan dalam menghadapi virus mematikan ini.
Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Hanny Wijaya, memaparkan minyak kayu putih memiliki potensi untuk membantu mencegah tertular virus corona. Dia mendasarkan argumennya pada laporan penelitian Sharma dan Kaur yang berjudul Eucalyptus Essential Oil a Potential Inhibitor of Covid-19 Coronavirus Infection by Molecular Docking Studies.
Penelitian tersebut menjelaskan senyawa 1,8 sineol berpotensi menjadi senyawa yang dapat menghambat Covid-19. Senyawa yang dikenal dengan nama cajuputol adalah senyawa monoterpen yang sering diberitakan memiliki kemampuan anti-inflamasi.
Selain itu, senyawa ini memiliki antioksidan yang terbukti dapat berperan sebagai co-medication pada penyakit inflamasi saluran pernafasan seperti asma dan Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).
" Hasil penelitian ini menguatkan potensi minyak atsiri kayu putih sebagai pencegah virus Covid-19, walau studi ini masih perlu dilanjutkan dengan pembuktian empiris," ujar Hanny, melalui keterangan tertulis.
Senyawa 1,8 sineol terkandung dalam minyak kayu putih atau lebih tepatnya minyak atsiri asli Indonesia. Bahkan senyawa 1,8 sineol dalam minyak kayu putih mencapai 47,61 persen.
Dewan Atsiri Indonesia menyatakan minyak kayu putih dan minyak ekaliptus didefinisikan serupa, yaitu sebagai minyak yang mengandung 1,8 sineol (sineol). Minyak kayu putih, seperti halnya minyak eukaliptus, diketahui kaya akan 1,8 sineol.
" Penelitian terhadap minyak ekaliptus, yang komposisi senyawa terkandungnya mirip dengan minyak kayu putih, seperti yang dilaporkan baru-baru ini oleh Balitbang Pertanian memiliki kemampuan untuk membunuh 80-100 persen virus corona model," jelasnya.
Minyak kayu putih secara tradisional dimanfaatkan dalam bentuk infused water (tetesan minyak dilarutkan ke dalam air) untuk pengobatan seperti sakit perut, cacingan, batuk dan masuk angin (inflamasi). Minyak kayu putih yang aman dikonsumsi yaitu yang murni dan dalam kadar rendah. Tetapi jarang ada produsen yang mengolah minyak kayu putih murni.
" Belum banyak produk pengolahan minyak kayu putih untuk dikonsumsi di dunia maupun di Indonesia, salah satu produk pengolahan minyak kayu putih sebagai produk pangan ialah permen minyak kayu putih," tutur dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya