Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Ilustrasi (Foto: The Star)
Dream - Udara gerah di malam hari kerap membuat banyak orang menggunakan kipas angin untuk menangkalnya. Tetapi mulai sekarang berhati-hatilah. Cara itu jika dilakukan tak tepat dapat berdampak buruk bagi kesehatan bahkan bisa memicu kematian.
Dilaporkan The Star, di Muang Chaiyaphum, Thailand, seorang pria bernama Sobthawee Boonkua, 44 tahun, meninggal dunia usia menyalakan tiga kipas angin sekaligus saat tidur malamnya pada Kamism 2 November 2017.
Sobthawee disebut menderita hipotermia. Suhu panas di malam hari mendadak menurun drastis di pagi hari.
Letkol Polisi Thanasit Apiboonworaset dari kepolisian Muang Chaiyaphum mengatakan polisi tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 8.30 pagi, waktu setempat. Petugas medis yang ikut serta telah memastikan kondisi Sobthawee tak lagi bernyawa.
Saravuth Boonkua, kakak Sobthawee, mengatakan adiknya sempat pergi untuk mengurus ibu mereka Udom Boonkua, 86 tahun.
Saravuth mengatakan menerima alasan penyebab kematian adiknya. Keluarga rencananya akan segera mengurus jenazah Sobthawee agar dapat dikuburkan secara keagamaan.
(Sah)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

