Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
Sumber: Merdeka.com
Dream - Ekspresi Mario Dandy Satriyo saat diperkenalkan sebagai tersangka penganiaya Cristalino David Ozora, atau David, menjadi sorotan.
Dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan beberapaa waktu lalu, anak mantan pejabat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan itu diperlihatkan ke publik. Mario Dandy mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Mario berdiri di belakang jajaran pejabat Polres Selatan. Wajahnya terlihat tenang dengan kepala mendongak. Hingga dibawa masuk kembali ke ruangan, ekpresi Mario tetap sama: mendongakkan kepala.
Pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra, menganalisis gestur yang ditampilkan putra Rafael Alun Trisambodo tersebut. Kardi menyebut gaya Mario Dandy mengangkat kepalanya ke atas sebagai bentuk sikap arogansi.
“ Mendongakkan kepala itu adalah arogansi bahwa dia lebih dari orang lain, itu saja,” ujar Kirdi, kepada merdeka.com, Selasa 28 Februari 2023.
Menurut Kirdi, arogansi Mario Dandy juga terlihat pada video penganiayaan David. Dalam video itu, Mario Dandy menyatakan tidak takut bila remaja yang dianiayanya itu meninggal dunia. Dia juga menyatakan tak takut bila dilaporkan ke polisi.
“ Ini adalah bentuk sebuah arogansi. Sayangnya arogansi itu bukan karena kemampuan sendiri, arogansi karena backing bapaknya,” imbuh Kirdi.
Kirdi juga menyoroti tatapan mata Mario Dandy yang seolah melihat jauh. Pandangan tersebut, dengan ekspresi mendongakkan kepala, menurut Kirdi, merupakan bentuk ekspresi khawatir.
“ Khawatir itu kalau ditarik lebih bawah lagi itu sebetulnya takut," ujar Kirdi.
Sementara itu, Shane Lukas yang juga ditetapkan sebagai tersangka di kasus penganiayaan David ini justru menampilkan ekspresi yang berbeda.
Saat di hadapan publik, Shane seperti terlihat ketakutan ditandai dengan gesturnya yang menundukkan kepala.
Adapun berbeda lagi gestur yang diperlihatkan Rafael Alun saat meminta maaf ke publik atas ulah putranya. Kirdi membaca raut wajah Rafael terlihat ketakutan yang sangat mencolok.
Selain itu, Kurdi berkata ekspresi ketakutan Rafael juga tergambarkan saat melihat tatapan matanya dan cara ia menyampaikan kata-katanya dengan sangat hati-hati.
" Tetapi kalau kita perhatikan bibir kanan kirinya itu setiap kali ngomong itu agak ketahan menandakan bahwa dia takut sebetulnya,” tuturnya.
Selain itu, Dikatakan Rafael juga menunjukkan keseriusannya saat meminta maaf dengan mengatupkan dua tangannya di dada. Menurut Kirdi, hal ini sebagai bentuk sikap sopan yang ingin ditampilkan.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis